Penetapan Calon Kades Tanjung, Kecamatan Banyusari, Dodi Mendapatkan Nomor Urut 2.
KARAWANG," Beritaekspos.com -
Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Tanjung, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, memasuki agenda penetapan calon kepala desa dan pengundian nomor urut, Kamis (15/10/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tanjung tersebut dihadiri unsur pemerintah kecamatan, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kepolisian, serta para pendukung masing-masing calon.
Dalam pengundian nomor urut tersebut, calon kepala Desa Tanjung, Dodi, memperoleh nomor urut 2. Hasil pengundian itu disambut antusias oleh para simpatisan dan pendukungnya yang memadati halaman kantor desa hingga area kediamannya.
Antusiasme masyarakat menjadi gambaran tingginya perhatian warga terhadap kontestasi kepemimpinan di tingkat desa. Namun, besarnya dukungan tersebut juga perlu diimbangi dengan kedewasaan dalam berdemokrasi agar perbedaan pilihan tidak berkembang menjadi perselisihan antar kelompok masyarakat.
Pengundian nomor urut calon kepala desa di Kecamatan Banyusari dilaksanakan secara serentak untuk empat desa pada Kamis (15/10/2026). Kegiatan di Desa Tanjung menjadi salah satu bagian dari tahapan tersebut.
Usai memperoleh nomor urut 2, Dodi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Desa Tanjung yang telah hadir memberikan dukungan. Ia mengaku bersyukur atas antusiasme warga yang terlihat sejak pagi.
Dodi juga mengingatkan para pendukungnya agar tetap menjaga ketertiban dan tidak membiarkan semangat dukungan memicu gesekan dengan kelompok lain.
“Alhamdulillah, kalau melihat antusiasme masyarakat. Namun, kita tetap harus menjaga ketertiban. Jangan sampai ada gesekan dan jangan terlalu bersemangat hingga menyinggung pendukung lain,” ujar Dodi.
Ia menambahkan, dirinya berterima kasih kepada seluruh masyarakat Desa Tanjung yang telah hadir. Dodi mengakui belum dapat menyapa setiap warga satu per satu karena banyaknya masyarakat yang datang.
Menurutnya, semangat para pendukung diharapkan dapat diarahkan pada hal-hal positif dan menjadi energi untuk membangun desa ke depan.
Sikap tersebut penting dalam setiap kontestasi politik lokal. Dukungan masyarakat merupakan bagian dari proses demokrasi, tetapi penghormatan terhadap calon lain dan para pendukungnya harus tetap dijaga agar persaingan berlangsung sehat.
Penetapan calon dan pengundian nomor urut merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan Pilkades. Meski demikian, nomor urut bukanlah ukuran kemampuan seorang calon dalam memimpin maupun jaminan kemenangan dalam pemilihan.
Hal yang lebih mendasar adalah bagaimana setiap calon menyampaikan visi, misi, dan program kerja yang realistis serta menjawab kebutuhan masyarakat. Warga juga perlu mencermati rekam jejak, integritas, komitmen pelayanan publik, dan kemampuan calon dalam mengelola pemerintahan desa secara transparan dan bertanggung jawab.
Kepala desa memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, dan pemberdayaan masyarakat. Karena itu, Pilkades seharusnya menjadi momentum bagi warga untuk menentukan pemimpin berdasarkan pertimbangan yang matang, bukan semata-mata karena kedekatan pribadi atau besarnya kelompok pendukung.
Di sisi lain, seluruh calon dan tim pendukung perlu menjaga komunikasi yang santun, menghindari provokasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Aparatur dan unsur terkait juga diharapkan menjalankan tugas sesuai kewenangannya demi menjaga proses pemilihan tetap tertib dan dipercaya masyarakat.
Antusiasme warga Desa Tanjung dalam menyambut pengundian nomor urut menjadi modal sosial yang positif apabila disertai kedewasaan politik. Tantangan berikutnya adalah memastikan semangat tersebut tetap terjaga hingga seluruh tahapan Pilkades selesai.
Pada akhirnya, siapa pun yang memperoleh kepercayaan masyarakat harus mampu merangkul seluruh warga, termasuk mereka yang sebelumnya mendukung calon berbeda. Sebab, setelah kontestasi berakhir, kepentingan bersama dan pembangunan Desa Tanjung harus tetap menjadi prioritas.
Pilkades yang berkualitas bukan hanya melahirkan pemenang, melainkan juga menjaga persatuan masyarakat dan menghadirkan harapan baru bagi kemajuan desa.
(red)


