Breaking News

Pembangunan Kantor Kecamatan Gunungpuyuh Terus di Kebut, Memasuki Bulan Oktober Capai 65 Persen.


SUKABUMI — beritaekspos, com. -Pembangunan Gedung Kantor Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, terus dikebut dan kini memasuki tahap pekerjaan finishing di lantai dua. 

Memasuki awal Oktober 2026, bentuk fisik gedung dua lantai tersebut sudah berdiri tegak dan mulai memperlihatkan wujud bangunan yang nantinya digunakan untuk menunjang pelayanan pemerintahan Kecamatan Gunung kepada masyarakat.

Proyek pembangunan gedung tersebut memiliki nilai anggaran sekitar Rp5,4 miliar. Pelaksana pekerjaan adalah CV Abenesia, sedangkan pengawasan dilakukan oleh konsultan CV Karya Niagara Konsultan.

Senin (05/10/2026) menunjukkan konstruksi utama gedung telah berdiri. Sejumlah pekerjaan di lantai dua juga mulai diarahkan pada tahap penyelesaian akhir setelah pekerjaan pemasangan bata dan pengacian rampung.

Perwakilan CV Abenesia, Rendra Maulana, mengatakan saat ini pihaknya tengah memusatkan pekerjaan pada sejumlah bagian finishing di lantai dua.

"Progres pengerjaan Gedung Kantor Kecamatan Gunungpuyuh, saat ini kami sedang fokus pekerjaan finishing di lantai 2. Untuk proses aci maupun pemasangan bata, sudah selesai," ujar Rendra.

Rendra menjelaskan, setelah pekerjaan pemasangan bata dan pengacian selesai, sejumlah pekerjaan berikutnya yang akan dilakukan meliputi pemasangan plafon, lantai granit serta penyelesaian dinding toilet.

Tahapan tersebut menjadi bagian dari pekerjaan akhir pembangunan sebelum gedung nantinya dapat diselesaikan dan diserahterimakan sesuai ketentuan dalam kontrak.

Namun, pelaksanaan pekerjaan tidak sepenuhnya tanpa kendala. Salah satu faktor yang menjadi perhatian kontraktor saat ini adalah kondisi cuaca.

Menurut Rendra, pekerjaan bagian luar gedung masih dilakukan sehingga musim penghujan berpotensi memengaruhi aktivitas pekerjaan di lapangan.

"Sejauh ini, kendala lebih kepada faktor cuaca. Karena kita sekarang sedang mengerjakan bagian luar, dan sekarang sudah masuk musim penghujan," katanya.

Meski menghadapi kendala cuaca, pihak pelaksana mengaku masih optimistis dapat menyelesaikan pembangunan sesuai masa kontrak yang telah ditetapkan.

Optimisme tersebut salah satunya didasarkan pada kondisi fisik bangunan yang saat ini sudah terlihat jelas dan sejumlah pekerjaan konstruksi utama telah dilalui.

"Untuk target pengerjaan, sejauh ini kami masih sangat optimis bisa selesai tepat sesuai dengan masa kontrak yang berlaku. Karena kita lihat sendiri, saat ini bentuk bangunan juga sudah terlihat fisik bangunannya," ujar Rendra.

Berdasarkan informasi pada papan proyek, pembangunan Gedung Kantor Kecamatan Gunungpuyuh memiliki masa pelaksanaan selama **174 hari kalender**.

Pekerjaan dimulai pada 2 Juni 2026, sehingga berdasarkan masa kontrak, proyek tersebut ditargetkan dapat diselesaikan pada akhir November 2026.

Dengan waktu pelaksanaan yang tersisa, pekerjaan kini memasuki fase penting. Selain mengejar target penyelesaian, kualitas setiap bagian bangunan juga menjadi perhatian agar hasil pekerjaan tetap sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi yang telah ditetapkan.

Sebelumnya, peletakan batu pertama pembangunan Gedung Kantor Kecamatan Gunungpuyuh dilakukan pada 25 Juni 2026. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sukabumi bersama sejumlah instansi serta pejabat terkait.

Nilai proyek yang mencapai sekitar Rp5,4 miliar serta masa kontrak 174 hari kalender membuat penyelesaian pekerjaan menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan hingga proyek dinyatakan selesai.

Terlebih, memasuki musim penghujan, kontraktor harus menyesuaikan pelaksanaan pekerjaan lapangan agar tidak mengganggu target penyelesaian yang telah ditentukan dalam kontrak.

Selain mengejar waktu penyelesaian, pelaksana proyek juga memastikan material yang digunakan dalam pembangunan gedung disesuaikan dengan ketentuan yang tercantum dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Rendra menegaskan bahwa penggunaan bahan dalam proyek tersebut telah mengacu pada RAB yang berlaku.

"Untuk bahan-bahan yang digunakan, kita pastikan ini sesuai dengan RAB yang berlaku," pungkasnya.

Gedung baru tersebut nantinya diharapkan dapat mendukung aktivitas pemerintahan Kecamatan Gunungpuyuh sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Dengan masa kontrak yang akan berakhir pada akhir November 2026, perkembangan pekerjaan hingga tahap akhir akan menjadi penentu apakah proyek pembangunan gedung senilai Rp5,4 miliar tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sesuai kontrak.

Red

BACA JUGA BERITA LAINNYA