Ayep Zaki Siapkan Kawasan Industri dan Pusat Perkotaan, Saan Mustopa Dorong Penguatan Ekonomi dan SDM
SUKABUMI-Beritarkspos.com - Wali Kota Sukabumi sekaligus Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Sukabumi, H. Ayep Zaki, memaparkan rencana pengembangan kawasan perkotaan dan industri sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi serta membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Rencana tersebut mencakup pembangunan kawasan industri seluas 60 hektare di wilayah Kelurahan Cikundul, Kecamatan Lembursitu, serta pengembangan kawasan perkotaan di atas lahan sekitar 70 hektare di Kecamatan Cibeureum.
Ayep Zaki menyampaikan, pengembangan kawasan industri di Cikundul diharapkan menjadi salah satu penggerak ekonomi baru yang mampu menciptakan kesempatan kerja dan mendorong aktivitas usaha.
"Rencana tersebut masih memerlukan ikhtiar dan persiapan lebih lanjut agar dapat direalisasikan sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah," kata Ayep pada awak media, Sabtu (10/10).
Selain kawasan industri, Ayep juga mengungkapkan rencana penataan kawasan perkotaan untuk memperkuat identitas dan perkembangan Kota Sukabumi.
Menurutnya, pembangunan kawasan perkotaan menjadi bagian dari upaya jangka panjang agar Sukabumi memiliki pusat pertumbuhan yang lebih terencana, didukung kegiatan ekonomi dan pembangunan wilayah yang terarah.
Di sisi lain, Ayep menekankan bahwa pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada infrastruktur dan perluasan kawasan ekonomi.
Pemerintah juga harus memastikan masyarakat memperoleh manfaat langsung melalui peningkatan kesempatan kerja, akses pendidikan, serta pembenahan data sosial agar program bantuan dan pemberdayaan tepat sasaran.
Salah satu langkah yang didorong ialah penanganan pengangguran melalui pendataan warga yang belum bekerja.
Ayep meminta aparat kelurahan berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja untuk mendata masyarakat yang membutuhkan pekerjaan.
Pendataan tersebut diharapkan menjadi dasar dalam menghubungkan pencari kerja dengan kesempatan kerja, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Ayep juga menyoroti warga berusia di bawah 35 tahun yang belum menuntaskan pendidikan formal pada jenjang SD, SMP, maupun SMA.
Ia meminta agar warga tersebut didaftarkan melalui kelurahan untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dalam mengikuti program penyetaraan pendidikan Paket A, Paket B, dan Paket C.
Setelah memperoleh pendidikan yang diperlukan, mereka diharapkan memiliki bekal lebih baik untuk memasuki dunia kerja.
Program lainnya adalah pemutakhiran data kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok desil 1 sampai desil 5.
Ayep meminta warga segera melaporkan apabila menemukan data desil yang tidak sesuai melalui aparat kelurahan. Langkah tersebut dinilai penting agar data masyarakat yang membutuhkan perhatian pemerintah dapat diperbaiki dan menjadi dasar penyaluran program secara lebih tepat.
Sementara itu, Wakil Ketua DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Saan Mustopa, menjadi narasumber lain dalam kegiatan tersebut.
Kata Kang Saan Mustopa lewat kegiatan ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
"Kita berharap khususnya mampu mendorong pembangunan ekonomi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan perluasan kesempatan kerja," ujarnya.
Meski demikian kata dia dukungan dan komitmen perlu terus digaungkan lewat terhadap program-program yang gencar dilakukan pemerintahan saat ini.
"Agar tidak stag perlu dilakukan pengembangan kawasan ekonomi yang dibarengi pendataan pengangguran, penyetaraan pendidikan, dan pembenahan data kesejahteraan, pembangunan di Kota Sukabumi diharapkan tidak hanya menghasilkan perubahan fisik, tetapi juga membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan kualitas hidup," tegasnya.
Selain itu, realisasi program-program tersebut akan bergantung pada kesiapan perencanaan, koordinasi antarinstansi, serta tindak lanjut konkret pemerintah dan pihak terkait.
Ois



