Pemkot Sukabumi Petakan Penguatan Ekraf dan Kerajinan Lewat Dekranasda
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Pemerintah Kota Sukabumi mulai memetakan langkah penguatan sektor ekonomi kreatif dan kerajinan daerah melalui Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda).
Dalam pembahasan bersama pengurus Dekranasda, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki menegaskan pentingnya menentukan produk unggulan yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
Menurut Ayep, saat ini telah ditetapkan tiga produk unggulan Dekranasda Kota Sukabumi, yakni batik, tas, dan kerajinan batu. Ketiga produk tersebut dipilih untuk menjadi fokus pengembangan dan promosi daerah ke depan.
“Unggulannya ada tiga, yaitu batik, tas, dan batu. Tiga produk ini harus diperkuat agar mampu bersaing secara nasional maupun internasional,” ujar Ayep, Senin (22/6/2026).
Ia menambahkan, pengembangan produk unggulan tidak bisa dilakukan secara parsial. Diperlukan sinergi antara Dekranasda dengan berbagai lembaga dan program pembangunan yang tengah dirancang Pemerintah Kota Sukabumi.
Selain membahas pengembangan UMKM dan kerajinan, Ayep juga memaparkan gagasan besar pembangunan Kota Sukabumi dalam jangka panjang. Menurutnya, Kota Sukabumi perlu memiliki kawasan pusat kota yang terintegrasi sebagai jantung aktivitas ekonomi, bisnis, dan pelayanan publik.
“Selama ini kita belum memiliki sentral kota yang benar-benar representatif. Ke depan harus ada kawasan yang terintegrasi, lengkap dengan pusat perkantoran, kawasan niaga, hotel, pusat perbelanjaan, hingga apartemen,” katanya.
Rencana tersebut akan disusun melalui desain pembangunan jangka panjang yang diproyeksikan berlangsung hingga 10 tahun mendatang. Pemerintah Kota Sukabumi juga akan mengkaji pengembangan kawasan industri sebagai bagian dari strategi memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Ayep mengakui pembangunan kawasan terpadu tersebut membutuhkan investasi yang sangat besar, bahkan diperkirakan mencapai triliunan rupiah. Karena itu, tahap awal yang akan dilakukan adalah menyusun konsep dan perencanaan matang sebelum direalisasikan.
Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Sukabumi Ranti Rachmatilah menjelaskan, bahwa tiga produk unggulan yang telah ditetapkan sebelumnya merupakan hasil seleksi yang dilakukan Dekranasda Provinsi Jawa Barat. Dari lima produk yang diajukan, tiga produk berhasil lolos sebagai unggulan daerah.
Ke depan, Dekranasda akan melakukan kajian lebih lanjut terkait kesiapan para pengrajin dalam memenuhi kebutuhan pasar yang lebih luas, termasuk aspek produksi, permodalan, dan peningkatan kualitas produk.
“Yang terpenting saat ini adalah memastikan para pengrajin siap berkembang ketika permintaan pasar meningkat. Mudah-mudahan ke depan produk kerajinan Kota Sukabumi semakin dikenal dan mampu naik kelas,” ujarnya.
Ois


