Pemkot Sukabumi Kebut Pembangunan, Garap Trotoar Setukpa hingga Kantor Kecamatan
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Pemerintah Kota Sukabumi mulai menggenjot sejumlah proyek pembangunan infrastruktur pada pertengahan 2026. Penataan trotoar, pembangunan kantor kecamatan, hingga perbaikan jalan lingkungan menjadi fokus utama untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan kenyamanan masyarakat.
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, mengatakan beberapa pekerjaan strategis telah memasuki tahap pelaksanaan dan ditargetkan mulai berjalan pada bulan ini hingga awal Juli mendatang.
Proyek tersebut dibiayai melalui Pendapatan Asli Daerah (PAD) sambil menunggu sumber pendanaan lainnya dapat dimanfaatkan.
Selain melanjutkan penataan kawasan Pasar Gudang, Pemkot Sukabumi juga akan merevitalisasi jalur pedestrian di depan Sekolah Pembentukan Perwira Polri.
Di waktu yang sama, pembangunan kantor Kecamatan Gunungpuyuh serta perbaikan jalan di kawasan Perumahan Prana juga mulai direalisasikan.
"Selain Pasar Gudang, kita lanjutkan trotoar di depan Setukpa, kemudian pembangunan kantor kecamatan di Gunungpuyuh dan perbaikan jalan di Perumahan Prana. Pekerjaannya dimulai bulan ini dan awal Juli," ujar Ayep, Senin (22/6).
Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak menghalangi upaya pemerintah dalam menjalankan pembangunan.
Saat ini, sejumlah proyek masih mengandalkan kemampuan fiskal daerah melalui PAD sembari menunggu dukungan anggaran lainnya.
Di sisi lain, Ayep memastikan penanganan Jalan Merbabu tetap menjadi perhatian pemerintah. Ruas jalan tersebut direncanakan mendapat perbaikan melalui anggaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat pada tahun ini.
Sementara menunggu pelaksanaan proyek, sejumlah titik kerusakan telah ditangani melalui pekerjaan tambal sulam untuk menjaga keselamatan pengguna jalan.
Pemkot Sukabumi juga akan memanfaatkan dana insentif sekitar Rp2 miliar untuk mendukung sejumlah program prioritas. Anggaran tersebut diarahkan untuk perbaikan jalan yang rusak, pengembangan fasilitas TPS 3R, serta pelaksanaan program kebersihan lingkungan bertajuk Sapu Bersih.
Ayep menilai keberadaan TPS 3R menjadi bagian penting dalam memperkuat sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif dan berkelanjutan. Sementara program Sapu Bersih disiapkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi penumpukan sampah di berbagai wilayah kota.
"Nanti program Sapu Bersih juga akan berjalan. Jangan banyak sampah di kota," katanya.
Meski menghadapi tantangan fiskal, Ayep menegaskan pembangunan infrastruktur tetap menjadi prioritas pemerintah daerah. Berbagai upaya terus dilakukan agar kebutuhan masyarakat terhadap sarana dan prasarana publik dapat terpenuhi secara bertahap.
Ia pun meminta masyarakat tetap optimistis terhadap arah pembangunan Kota Sukabumi. Menurutnya, pemerintah akan terus mencari berbagai peluang pendanaan agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan merata.
"Buat masyarakat jangan khawatir terkait infrastruktur. Saya akan terus berikhtiar membangun Kota Sukabumi," tegasnya.
Ayep berharap Transfer Keuangan Daerah (TKD) dari pemerintah pusat dapat segera terealisasi. Tambahan dukungan fiskal tersebut diyakini akan mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan yang telah disiapkan pemerintah daerah.
"Kalau TKD sudah turun, kita bisa langsung bergerak lebih cepat merealisasikan program-program pembangunan yang telah direncanakan," pungkasnya.
Ois

