Breaking News

DPUPR Kota Sukabumi Dapat Bantuan 2 Unit Kendaraan Penyedot Tinja




SUKABUMI, beritaekspos.com - 
DPUPR Kota Sukabumi mendapatkan bantuan 2 (dua)unit kendaraan penyedot tinja dari Kementrian PUPR berasal  dari APBN Dana Alokasi Khusus ( DAK) rabu,(1/9/2021)

Kepala UPT PLT sanitasi pengolahan lumpur tinja  DPUPR Iwan Lesmana Mengatakan. Kendaraan penyedot tinja khusus tersebut merupakan kendaraan yang ada, dan di coba di e-katalog ternyata tidak muncul ,  namun demikian tidak tersedia. Sehingga DPUPR harus bergerak cepat mencari keberadaan kendaraan tersebut ke 3 perusahaan di DKI Jakarta, dan  Cirebon Jawabarat.

" 2 unit  truk tangki , ini  bersumber dari  Dana Alokasi khusus (DAK) tahun 2021, sebetulnya pengajuan nya sudah lama di akhir tahun 2018 , dan  sudah diajukan lewat DAK sanitasi,  di kementrian PUPR  pada tahun 2019 baru masuk di input dan baru di ACC serta terealisasi tahun 2021," jelasnya.kepada Berita Expos 01/09/21.

Tanki truk penyedot tinja sedianya akan diperuntukan bagi masyarakat  sebagai pelayanan tambahan  Kota dan Kabupaten Sukabumi karena Pemda Kabupaten tidak memiliki armada berikut tempat pembuangan nya. 

 Iwan menambahkan, untuk pembuangan limbah tinja dari truk tersebut akan dibuang ke tempat pengolahan  khusus,dan disana  kita memprosesnya sampai ada tiga tahap  pengolahan, yang telah disediakan Pemkot Sukabumi,dan setelah Pengolahan tahapan ketiga, bisa diolah untuk tambahan bahan pupuk,,dan campuran tanah
 ungkapnya.

"Untuk mensosialisasikan layanan Truk penyedot tinja DPUPR, bisa  Kontak melalui media sosial resmi milik DPUPR,bisa melalui Operator, dan kami  juga  mensesoalisakan  mobil penyedot tinja Melalui stiker yang disebar, mengingat saat sekarang masih dalam masa pandemi covid 19, untuk memghindari kerumunan."

Adapun tarif sekali sedot, DPUPR mengaku akan mengikuti perda,  tahun 2015 sebesar RP 100 ribu perkubik

"Mudah -mudahan dengan adanya mobil truk tinja, Masyarakat semakin tertib bersanitasi, dan  untuk warga yang memiliki safety tank, di usahakan yang berstandar SNI, dan Masyarakat tidak udah khawatir untuk  membuangnya  jika spiteng penuh. tinggal kontak  pelayanan Mobil tinja, kami siap melayani, pungkasnya.

(Ronal A)
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||