Dewi Asmara Tanggapi Bursa Calon Ketua Golkar Kota Sukabumi, Gundar Kolyubi Disebut Siap Maju
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Sukabumi yang dijadwalkan pada Minggu (25/10/2026), dinamika pencalonan ketua mulai menjadi perhatian.
Salah satu nama yang mencuat adalah Haji Gundar Kolyubi, anggota DPRD Kota Sukabumi yang disebut-sebut berpeluang memimpin partai berlambang pohon beringin tersebut untuk periode mendatang.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Daerah Pemilihan (Dapil) V Jawa Barat, Dewi Asmara, meminta semua pihak menunggu hasil musyawarah sebagai forum resmi penentu kepemimpinan DPD Partai Golkar Kota Sukabumi.
“Terkait Musda, kita tunggu hasilnya,” ujar Dewi saat diwawancarai pada Kamis (22/10/2026).
Menanggapi nama Haji Gundar Kolyubi yang masuk dalam perbincangan bursa calon ketua, Dewi memberikan respons positif.
Ia berharap pelaksanaan Musda dapat menghasilkan keputusan terbaik bagi partai dan seluruh kader.
“Insyaallah akan membawa kebaikan. Pak Haji Gundar baik-baik saja kok, dia juga siap-siap saja kok,” ungkapnya.
Dewi menegaskan, pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi harus mengedepankan kepentingan organisasi.
Menurutnya, keputusan yang dihasilkan melalui Musda merupakan keputusan bersama yang perlu dihormati oleh seluruh pihak.
“Ya, pokoknya kita ambil yang terbaik. Ini juga kan keputusan bersama. Kita tinggal menunggu kebaikan itu dimulai,” katanya.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap kader yang memenuhi persyaratan memiliki hak untuk mencalonkan diri sebagai ketua.
Namun kata dia proses pencalonan tetap harus mengikuti ketentuan organisasi yang berlaku. Artinya mekanisme yang ada dalam AD/ART organisasi harus dipatuhi.
“Karena pada dasarnya setiap orang yang memenuhi persyaratan tentu berhak maju. Tetapi, bukan berarti setiap orang itu bisa maju mencalonkan tanpa syarat. Syaratnya tetap mengikuti ketentuan AD/ART partai,” tegas Dewi.
Hal itu makin menegaskan bahwa proses pencalonan dalam Musda tidak hanya ditentukan oleh popularitas maupun dukungan terhadap figur tertentu, tetapi juga harus memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Golkar.
Musda XI DPD Partai Golkar Kota Sukabumi menjadi agenda penting bagi partai dalam menentukan arah kepemimpinan hingga periode 2030.
Selain memilih ketua baru, forum tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menjaga soliditas kader, serta menyatukan langkah dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Nama Haji Gundar Kolyubi menjadi salah satu figur sentral yang mendapat perhatian menjelang pelaksanaan Musda.
Meski demikian, kepastian mengenai calon yang akan maju dan sosok yang terpilih sebagai ketua masih menunggu tahapan serta mekanisme resmi organisasi.
Dewi berharap Musda XI dapat berlangsung dengan mengedepankan kebersamaan dan menghasilkan pemimpin yang mampu menjalankan amanah organisasi.
Kepemimpinan baru DPD Partai Golkar Kota Sukabumi diharapkan dapat memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga kekompakan partai di tingkat daerah.
Dengan demikian, Musda XI tidak hanya menjadi ajang pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum strategis untuk memperkuat persatuan dan menentukan arah Partai Golkar Kota Sukabumi ke depan.
OIS


