Breaking News

Menelusuri Jejak Sejarah Kota Sukabumi, Ayep Zaki: Program Wajib Bagi Pelajar SD dan SMP


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Suasana kawasan bersejarah di Kota Sukabumi tampak berbeda dan penuh kehangatan saat jajaran Pemerintah Kota Sukabumi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar agenda khusus bertajuk Sukabumi City Tour. 

Dipimpin langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, Rabu (26/8) penjelajahan ini menjadi momentum penting untuk menggali kembali kekayaan sejarah dan budaya daerah yang tersimpan di sudut-sudut kota.

Dia mengungkapkan rasa bangganya atas kekayaan museum dan situs bersejarah yang dimiliki Kota Sukabumi. 

"Potensi wisata edukasi ini tidak hanya menjadi daya tarik bagi wisatawan luar daerah, namun juga menyimpan nilai pembelajaran yang sangat berharga bagi generasi muda lokal," kata Ayep. 

Sebagai bentuk komitmen nyata dalam merawat ingatan sejarah, Wali Kota menegaskan rencananya untuk mencanangkan program wajib kunjung museum bagi seluruh siswa dan siswi tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Sukabumi. 

"Melalui kebijakan ini, para pelajar diharapkan dapat mengenal, mempelajari, dan memupuk rasa bangga terhadap warisan sejarah yang ada di tanah kelahiran mereka sendiri," tuturnya.


Perjalanan diawali dengan mengunjungi Museum Sukabumi Tempo Doeloe, sebuah destinasi yang menyimpan berbagai rekam jejak perkembangan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat Sukabumi dari masa ke masa. 

Di tempat ini, rombongan diajak menyelami nostalgia perjalanan kota. Penjelajahan kemudian berlanjut menuju Museum Polri yang berada di kawasan Setukpa Lemdiklat Polri, tempat yang merekam sejarah panjang pembentukan dan pengabdian institusi kepolisian di Indonesia.

Rangkaian napak tilas sejarah semakin terasa khidmat saat rombongan menyambangi rumah tempat pengasingan dua tokoh proklamator bangsa, Bung Hatta dan Sutan Sjahrir. Kehadiran lokasi bersejarah ini menjadi pengingat nyata akan peran strategis Sukabumi dalam panggung perjuangan kemerdekaan Indonesia. 

Perjalanan edukatif tersebut kemudian ditutup dengan kunjungan ke Museum Tionghoa, yang menampilkan keharmonisan akulturasi budaya serta besarnya kontribusi komunitas Tionghoa dalam membangun Sukabumi. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA