Reses Feri Sri Astrina Serap Aspirasi Warga, Lomba Pengelolaan Sampah Disiapkan di Lembursitu
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Wakil Ketua DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Feri Sri Astrina menggelar reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025–2026 di Kampung Selakaso RT 03 RW 07, Kelurahan Lembursitu, Kecamatan Lembursitu, Selasa (26/5/2026).
Kegiatan reses tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai persoalan di lingkungan mereka. Mulai dari persoalan sampah, kebutuhan lapangan pekerjaan, penerangan jalan umum (PJU), hingga ketersediaan air bersih menjadi aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat.
Dalam reses itu, Feri turut menggandeng Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Sukabumi bersama komunitas peduli lingkungan Restu Bumi untuk memberikan edukasi mengenai pengelolaan sampah berbasis rumah tangga.
Menurutnya, persoalan sampah saat ini perlu ditangani dari tingkat paling dasar melalui pemilahan sampah langsung dari rumah warga.
“Melalui kolaborasi dengan DLH dan komunitas Restu Bumi, masyarakat diberikan pemahaman bagaimana mengelola sampah dari rumah masing-masing, termasuk pemilahan sampah sejak dari sumbernya,” ujarnya.
Feri menyebut antusiasme masyarakat terhadap pengelolaan sampah cukup tinggi. Sebagai bentuk dukungan, ia berencana menggelar lomba pengelolaan sampah tingkat wilayah se-Kecamatan Lembursitu.
Lomba tersebut nantinya akan memperebutkan total hadiah sebesar Rp5 juta dan direncanakan diumumkan bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT Partai Golkar pada Oktober 2026 mendatang.
Selain isu lingkungan, warga juga mengeluhkan masih terbatasnya lapangan kerja di Kota Sukabumi. Tak hanya itu, kebutuhan penerangan jalan umum di sejumlah titik wilayah Lembursitu dinilai masih kurang memadai.
“Aspirasi lain yang disampaikan masyarakat terkait kebutuhan PJU, lapangan pekerjaan, dan kebutuhan air bersih,” katanya.
Feri memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan warga akan ditindaklanjuti melalui koordinasi dengan dinas terkait maupun pembahasan di DPRD Kota Sukabumi.
Untuk persoalan PJU, pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan, sedangkan terkait lapangan kerja akan dibahas bersama Dinas Tenaga Kerja guna mencari solusi yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Ois


