Breaking News

Pelatihan Protokol Pemkot Sukabumi, Taufik Hidayah: Tekankan Adaptasi dan Profesionalisme ASN


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Pemerintah Kota Sukabumi melalui BKPSDM menggelar pelatihan peningkatan kapasitas bagi jajaran protokol guna memperkuat profesionalisme aparatur sekaligus mendorong kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi dan dinamika kepemimpinan.

Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Taufik Hidayah menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memenuhi hak pengembangan kompetensi pegawai sebagaimana diatur dalam PP Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai.

“Setiap pegawai memiliki hak untuk mendapatkan pengembangan kompetensi minimal 20 jam pelajaran dalam satu tahun. Itu bisa melalui pendidikan formal, pelatihan teknis, seminar maupun bimtek,” kata Taufik.



Ia menjelaskan, pelatihan tersebut diikuti sekitar 27 peserta yang terdiri dari pejabat hingga staf protokol. Menurutnya, selama ini pelatihan serupa belum pernah dilakukan secara khusus dalam satu kelas penuh bagi seluruh jajaran protokol.

“Baru beberapa orang yang pernah kami kirim mengikuti pelatihan di luar daerah. Sekarang kita fasilitasi secara khusus karena fungsi protokol sangat penting dan langsung melekat pada pimpinan,” ujarnya.

Taufik menilai kualitas tim protokol sangat menentukan keberhasilan berbagai agenda pemerintahan dan kegiatan seremonial daerah. Menurutnya, profesionalisme protokol juga ikut membentuk citra Kota Sukabumi di mata masyarakat.

“Acara besar daerah akan terlihat baik jika didukung tim protokol yang kompeten. Mereka memegang peran penting di balik suksesnya kegiatan pemerintahan,” ungkapnya.

Selain penguatan teknis, pelatihan juga diarahkan untuk meningkatkan kemampuan adaptasi aparatur terhadap karakter kepemimpinan kepala daerah yang berbeda-beda.



“Saya sudah mengalami beberapa masa kepemimpinan wali kota dengan gaya yang berbeda. Karena itu tim yang mendampingi pimpinan harus mampu menyesuaikan diri,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya aparatur memahami perkembangan teknologi informasi, termasuk pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam mendukung pekerjaan birokrasi.

“Sekarang zamannya sudah berubah. Pekerjaan yang dulu membutuhkan waktu lama kini bisa lebih cepat dengan bantuan teknologi. Aparatur harus mampu mengikuti perkembangan itu,” katanya.

Pada hari pertama pelatihan, peserta menerima materi tentang etika komunikasi, disiplin, serta latihan dasar baris-berbaris yang melibatkan unsur TNI.

Menurut Taufik, materi tersebut penting untuk membentuk karakter, ketegasan, serta kesiapan mental pegawai protokol dalam menjalankan tugas sehari-hari.

“Protokol bukan hanya soal acara, tapi juga menyangkut disiplin, komunikasi dan kesiapan dalam mendukung aktivitas pimpinan daerah,” pungkasnya. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA