Breaking News

Paripurna HUT ke-112, Kota Sukabumi Bertekad Berbenah dan Perkuat Kolaborasi


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Rapat Paripurna DPRD Kota Sukabumi dalam rangka Hari Jadi ke-112 Kota Sukabumi Tahun 2026 berlangsung di ruang rapat DPRD, Rabu (1/4/2026). Sidang dipimpin Ketua DPRD, H. Wawan Juanda juga dihadiri sekitar 200 undangan dari unsur pemerintah, forkopimda, tokoh masyarakat, hingga perwakilan lembaga.

Momentum bertema “Harmoni dalam Kolaborasi Bersama Membangun Kota” ini tidak sekadar seremoni, tetapi menjadi ruang refleksi sekaligus dorongan percepatan perbaikan di berbagai sektor strategis.

Tokoh masyarakat sekaligus Wali Kota Sukabumi periode 2013–2018, H. Muhamad Muraz, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang berintegritas dan kolaborasi solid antara pemerintah dan DPRD. 

Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan, pembangunan harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, bukan sekadar formalitas kebijakan.

Muraz juga menyoroti sejumlah pekerjaan rumah yang masih krusial, mulai dari persoalan demonstrasi yang berulang, kebijakan pendidikan, akses BPJS bagi masyarakat menengah ke bawah, hingga penataan kota yang lebih bersih dan hijau. 

"Kami akan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur seperti Jalan Lingkar Selatan, optimalisasi pasar, serta penguatan daya tarik investasi," ujarnya. 

Selain itu, ia menyinggung pentingnya peningkatan kualitas SDM, profesionalisme ASN, serta optimalisasi layanan kesehatan dan pendidikan untuk mendongkrak Indeks Pembangunan Manusia (IPM). 

Bahkan, isu klasik seperti kemacetan di Jalan Ahmad Yani hingga kebutuhan lahan pemakaman turut menjadi perhatian.

Sementara itu, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki mengajak seluruh elemen untuk menjadikan usia ke-112 sebagai titik balik memperkuat sinergi pembangunan. 

Ia menekankan bahwa tantangan ke depan tidak ringan, terutama dengan berkurangnya transfer ke daerah dari pemerintah pusat.

Dengan APBD sekitar Rp1,175 triliun, ia berharap dukungan fiskal pusat dapat tetap optimal agar program pembangunan berjalan maksimal. 

Dalam waktu kepemimpinan yang terbatas, ia menargetkan percepatan peningkatan kualitas layanan publik, khususnya di sektor kesehatan.

Ia menyebut RSUD R. Syamsudin SH kini mulai mengembangkan layanan unggulan seperti stem cell, penanganan kanker, bedah mulut, hingga rehabilitasi jantung. 

Langkah itu dinilai sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD).

Di sisi lain, Sekda Pemprov Jawa Barat, Herman Suryatman, menekankan bahwa peringatan hari jadi harus dimaknai sebagai momentum evaluasi menyeluruh melihat masa lalu, memahami kondisi saat ini, dan menyiapkan masa depan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan tidak bisa dilakukan secara parsial. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci, terutama dalam menghadapi tantangan kemiskinan, stunting, dan pengangguran.

Sejumlah indikator makro Kota Sukabumi menunjukkan tren positif. Tingkat kemiskinan ditekan ke kisaran 6,35–7,02 persen pada 2025 dan ditargetkan turun menjadi 6 persen di 2026. 

IPM juga meningkat hingga 78,31, disertai kenaikan indeks pendidikan dan usia harapan hidup.

"Saya mengingatkan bahwa capaian tersebut harus diakselerasi dengan kerja nyata dan visi yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat," tuturnya. 

Rapat paripurna ini menjadi penegas bahwa di usia ke-112, Kota Sukabumi tidak cukup hanya berbangga dengan capaian, tetapi dituntut berani berbenah, memperkuat kolaborasi, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar berdampak bagi masyarakat.

OIS

BACA JUGA BERITA LAINNYA