Aleg Golkar Nilai Dukungan Pemkot Sukabumi terhadap Ekonomi Kreatif Masih Jauh dari Harapan
SUKABUMI,- beritaekspos. com. -
Komisi II DPRD Kota Sukabumi menilai Pemerintah Kota Sukabumi belum menunjukkan langkah konkret dalam mendukung pengembangan ekonomi kreatif.
Anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi dari Fraksi Partai Golkar, Gundar Qolyubi, menegaskan bahwa sektor Ekraf tidak bisa terus bergantung pada kegiatan seremonial tanpa dukungan nyata dari pemerintah daerah.
Hal tersebut disampaikan Gundar usai kunjungan kerja ke Kota Depok, yang dinilainya berhasil membangun ekosistem ekonomi kreatif secara lebih terarah.
Menurutnya, pemerintah Kota Depok hadir aktif melalui penyediaan fasilitas, sarana-prasarana, hingga dukungan anggaran yang benar-benar dimanfaatkan pelaku Ekraf.
Ia membandingkan kondisi tersebut dengan Kota Sukabumi yang dinilai masih belum optimal, meski memiliki potensi dan aset pendukung yang cukup.
Gundar menilai berbagai ruang publik, seperti Lapang Renyah di 33 kelurahan, Lapang Cikondang, dan fasilitas lainnya, seharusnya dapat dimaksimalkan sebagai ruang kreasi dan aktivitas pelaku ekonomi kreatif.
Selain itu, Gundar juga menyoroti minimnya peran pemerintah daerah dalam membuka akses kerja sama bagi pelaku Ekraf.
Ia menilai Pemkot Sukabumi perlu lebih aktif memfasilitasi kolaborasi dengan BUMD maupun pihak swasta agar pelaku usaha kreatif memiliki peluang berkembang.
Menurutnya, tanpa kebijakan dan program yang berkelanjutan, ekonomi kreatif di Kota Sukabumi akan terus stagnan dan hanya muncul pada momen tertentu.
Padahal, sektor Ekraf memiliki potensi besar sebagai penggerak ekonomi daerah sekaligus media promosi identitas lokal.
Gundar berharap Pemkot Sukabumi segera mengubah pendekatan pengembangan ekonomi kreatif menjadi lebih konkret, terukur, dan berorientasi pada kesejahteraan pelaku usaha.
Ekonomi kreatif, kata dia, harus hidup dan berkembang secara berkelanjutan, bukan sekadar tampil saat acara tertentu.
OIS


