Breaking News

Launching Pasar Tumpah Desa Bagendit Banyuresmi, Kolaborasi Bumdes Cipta Karya Bersama Rintisan Desa Wisata Nyi Endit




GARUT, beritaekspos.com -  
Libur akhir pekan Bulan Juli ditahun 2022, warga Desa Bagendit, saat ini memiliki fasilitas khusus untuk bisa berjualan berbagai macam jenis Kuliner, fashion, dan kebutuhan rumah tangga lainnya bertempat di lokasi carik Desa, Kampung Parung Rt. 01/06 Desa Bagendit Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Minggu, 31 Juli 2022.

Menurut Kepala Desa Bagendit Endang Omardani, SE, mengatakan pasar tumpah ini merupakan launching pertama dalam penataan infrastruktur balai taman Desa, dimana pasar tumpah ini merupakan kolaborasi dengan usaha Event Organizer (EO) koordinator pasar tumpah dan para UMKM yang ada di masyarakat Desa. Ungkapnya 

"Kegiatan ini merupakan sebagai Wisata Niaga kolaborasi antara Bumdes Cipta Karya dengan Desa rintisan (Wisata Nyi Endit), dimana segala produk unggulan yang ada di Desa baik dari bidang kerajinan atau potensi yang diolah oleh masyarakat itu sendiri dapat dipamerkan dan dijual dilokasi ini sebagai akses sosial dalam pemberdayaan masyarakat Desa". Ujarnya 


Selain itu, rintisan Desa Wisata Nyi Endit sedang kami tata bagaimana kita akan mengembangkan perairan yang terkoneksi dengan Wisata Situ Bagendit untuk budidaya perikanan yang ada di lokasi kampung rancapari, wisata sawah yang ada di Kampung Cibunuang, Curug di Kampung Bantarjati, yang sudah ada konsepnya. Ujarnya 

"Dalam kesempatan ini Saya berharap ada perhatian Pemerintah, baik dari Pemerintah Daerah, Provinsi dan Pemerintah Pusat untuk mendukung dalam pembangun dan pengembangan kedepanya, sehingga kegiatan ini dapat membantu untuk meningkatkan kreativitas dan peningkatkan perekonomian masyarakat" Harapnya 

Ditempat yang sama, Wakil Pokja Wisata Nyi Endit Jalu Rizki Berani, menuturkan kegiatan pasar tumpah ini Insyaallah direncanakan akan dilaksanakan setiap hari minggu, sesuai program Desa Bagendit mengikuti konsep visi misi Kepala Desa Bagendit sendiri, dimana bertujuan sebagai sektor untuk pengembangan potensi wisata kedepannya kalau sudah berjalan efektif bisa jadi tempat wisata Niaga. Ungkapnya 

Kedepan diharapkan ada langkah-langkah konkret selanjutnya, ada perbaikan-perbaikan dari tim panitia sendiri, mungkin akan lebih bagus penataan, termasuk menjaga protokol kesehatan, fasilitas tenda, dan lain sebagainya untuk diperbaiki lagi. Harapanya 

"Sudah lama sudah tidak ada kegiatan pasar tumpah, Alhamdulillah disini geliat perekonomian sangat luar biasa, antusias masyarakat baik dari pedagang maupun pengunjung cukup banyak dan sukses" Tandasya 

Hal senada disampaikan Sektaris Bidang Ekonomi kreatif Siti Saedah menuturkan dalam kegiatan pasar tumpah minggu ini sebagai uji coba yang sudah dikuti oleh dari berbagai Kecamatan kurang lebih baru ada 50 stand dan lapak yang ikut, kedepan lokasi ini bisa menampung
5000 Outlet, karena luas lokasi ini kurang lebih satu hektare. Ungkapnya

Alhamdulillah dari berbagai kecamatan yang sudah tergabung antara lain dari Kecamatan Banyuresmi, leles, Kadungora, Karangpawitan, Cicalengka, Cibiuk, Cikopo, Lewigoong, Limbangan, Nagereg, Wanaraja, Cibatu, Cikajang, dan Kecamatan Sukawening. Paparanya

Ditempat yang sama salah satu pengunjung Heni, mengatakan dengan adanya pasar tumpah ini kami sangat bergembira, selain bisa berbelanja kita juga bisa bersilaturahmi antar kampung dan antar Desa, adapun terkait masalah harga, relatif murah dan hampir sama dengan pasar. Ucapnya 

Kami berharap waktu berjualanya dapat diperpanjang hingga malam, penerangan jalan umum harus terang, begitu juga diareanya harus terang, untuk keamanan sementara ini aman, terlihat tadi ada anggota TNI ikuti menjaga, begitu juga dilapangan parkir dijaga oleh para Rt dan Rw, sehingga kami sebagai pengunjung merasa aman dan nyaman. Pungkasnya

Jurnalis : (Beni)

BACA JUGA BERITA LAINNYA