Breaking News

Kadisdik Kabupaten Sukabumi Sambut Baik Dengan Adanya Gebyar Vaksinasi Masal Di SMPN Model




SUKABUMI, beritaekspos.com -
Badan Intelejen Negara (BIN) kembali melakukan vaksinasi massal. Dengan sasaran 8000 orang pelajar, santri maupun masyarakat umum  Lima titik di kabupaten Sukabumi.

Menurut Kadisdik Kabuapten Sukabumi Muhammad Solihin lebih jelasnya, mengatakan  untuk SMP Alhamdulillah sudah mencapai angka 91,5 persen, yang PTK nya sudah di Vaksinasi, sementara ini untuk siswa belum kami masukan di sebuah  regulasi ,jadi belum bisa mencantumkan siswa yang ikut PTM sudah di vaksin atau belum, itu belum bisa kami menunggu nanti atau laporan di tahap berikutnya,"jelasnya.

Tapi pada intinya sekolah-sekolah di kabupaten Sukabumi itu ,kalau ada PTM itu harus mendapat ijin dulu dari kami ,sehingga tiap 2 Minggu sekali  itu dia berubah-ubah,kenapa karena kalau dia melanggar prokes maka dia di tegur sampai 3 kali ,baru yang ke 4 nya di hentikan dan tidak boleh membuka PTM sebelum dia membenahi daftar periksa nya, dari mulai cuci tangan , ketersedian masker dan lain -lainnya, imbuhnya.

Ya itu jumlahnya kurang lebih kalau di SMP ada 75 persen,di SD mencapai 90persen , itu untuk prokes nya.karena kita membuat regulasi nya begini jadi kalau ada anak yang tidak pakai masker,di tegur tapi di beri solusi maskernya tidak harus beli sendiri," ucap Kadisdik Kab Sukabumi kepada berita Ekspos com.selasa(23/11/2021).


Sementara Kepala Sekolah SMPN model  H. Unang Darmawan menambahkan. Kita tentu tidak lepas dari regulasi yang ada,salah satu regulasi yang bersentuhan langsung dengan pelaksanaan PTM di sekolah itu kan  surat dari dinas pendidikan kabupaten Sukabumi,"ungkapnya.

"Jadi pelaksanaan PTM yang di laksanakan di semua sekolah ,semua tingkatan SD,SMP itu semuanya mengacu pada ijin yang di berikan oleh dinas pendidikan kabupaten Sukabumi,junto, keputusan bupati ,junto lagi dari instruksi menteri dalam negeri jadi urutan regulasi nya seperti itu dan  itu berlaku biasanya tiap 2pekan sekali ,jadi 2 pekan sekali Mentri dalam negeri mengeluarkan instruksi,tentang level-level yang ada di setiap kabupaten.

"Kita akan coba nanti invertarisir kembali,tapi sementara ini dari 470 siswa yang sudah di vaksin 1 itu sekitar 380,itu sudah lebih dari 60 persen itu sudah bagus ,sisanya itu ada 3 kategori.

Pertama adalah yang komorbid, mereka tidak memungkinkan untuk dilaksanakan vaksin, yang kedua  memang orang tua belum mengizinkan,tapi Alhamdulillah dengan gebyar seperti ini Dimana pak Kapolda mau datang, kemari kita beritahukan Alhamdulillah pada hadir,"tutupnya 

(Ronald A)
BACA JUGA BERITA LAINNYA