Breaking News

Babinsa bersama aparatur desa Cikembar sosialisasi sanitasi total berbasis masyarakat STBM




SUKABUMI, beritaekspos.com -
Sertu Yaya Sudaya Babinsa desa Cikembar anggota koramil 0708 Cikembar kodim 0607 kota sukabumi, bersama aparatur desa, HAKLI dan tim  dari puskesmas Cikembar, melakukan Sosialisasi pemicuan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di kampung kalaparea (RT 02/02) desa Cikembar kecamatan Cikembar kabupaten sukabumi.Jumat (12/03/2021).
 
Sosialisasi (STBM) Dalam rangka pemberdayaan masyarakat dan mengajak masyarakat untuk hidup sehat dan bersih dengan memiliki Jamban sehat di tiap-tiap rumah atau kepala keluarga (KK). 

Sertu Yaya sudaya mengatakan, 
Sanitasi menjadi permasalahan dalam keluarga prasejahtera di desa Cikembar,  maka dari itu upaya sosialisasi ini dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat buang air yang tidak semestinya 

“Kami paham masih ada warga yang belum miliki septictank sehingga (BAB) tak pada tempatnya. kami akan terus mendorong untuk diadakannya septictank yang menjadi kebutuhan. Agar warga sehat dan bersih,

Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) menjadi muara penting untuk dijadikan gaya hidup, maka dari itu masyarakat harus senantiasa memperhatikan cara hidup sehat dengan menjaga lingkungan bersih dan tidak (BAB) sembarangan seperti ke sungai atau kakus."Kata Sertu Yaya. 

"Kami selaku babinsa merasa prihatin melihat masyarakat saat ini masih banyak yang melakukan kebiasaan kuno (BAB) tidak pada semestinya, seperti di sungai," ini sangat jauh untuk lingkungan sehat jika masyarakat nya masih melakukan kebiasaan tersebut. 

Masih banyak nya masyarakat khusus nya di pedesaan yang masih menggunakan sungai sebagai tempat buang air besar, maka kedepan  pemerintah akan mendorong masyarakat supaya mereka memiliki jamban sehat dengan cara berswadaya. Membuat septictank yang layak untuk mewujudkan keluarga sehat."Ringkas nya.

Sementata kepala desa Cikembar  Suhendar. menuturkan, Hari ini kami bersama tim dari puskesmas dan (HAKLI) Melaksanakan sosialisasi (STBM) kaitan dengan program jamban sehat untuk masyarakat sekaligus meninjau langsung tempat-tempat yang biasa di gunakan warga untuk (BAB). 

Pendataan akan dilakukan untuk kepada setiap Kepala Keluarga (KK) yang sanitasinya alias tempat buang air besar nya masih jauh dari kata layak atau bahkan tidak miliki sama sekali. Untuk itu sosiaslisasi ini akan berlanjut hingga terealisasinya sanitasi yang layak bagi keluarga prasejahtera."Ucap Suhendar. 

Menurutnya,  kebiasaan (BAB) di sungai 
Selain mencemari lingkungan juga akan menimbulkan perkembangbiakan serangga atau binatang penular penyakit. Sehingga kedepan kami mendorong masyarakat untuk gotong royong membuat jamban sehat sanitasi berbaris masyarakat. 

"Kami harap kedepan prilaku  masyarakat bisa merubah yang tadinya (BAB) sembarangan tidak sehat, bisa merubah dengan membuat septictank jamban sehat, Mudah-mudahan dengan sosialisasi ini sebagai langkah  pendekatan untuk merubah prilaku tidak sehat menjadi sehat dengan membangun pasilitas jamban yang layak agar masyarakat tetap sehat. " Pungkas nya. 

Ois/Ade
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||