Breaking News

MASJID JAMI AR'RAHMAH RW 01 NYOMPLONG PERINGATI ISRO MI'RAJ 1442. HIJRAH





SUKABUMI, beritaekspos.com -
Jajaran pengurus Masjid Jami AR'RAHMAH  RW 01 Kelurahan Nyomplong memperingati Isro mi'raj  1442 Hijriah, dengan penceramah  Ustadz Golok dari Cibatu  Kabupaten Sukabumi, dan ustadz setempat, Jumat (12/3/2021).

Ketua pelaksana  Isro mi'raj  Masjid Jami AR'RAHMAH Agus Ismail,dalam paparanya mengatakan,pertama ucapan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat yang telah membantu demi terlaksana nya acara Isro mi'raj,kedua kepada ketua DKM Bapa Ivan dan Jajaran  pengurus masjid Jami AR'RAHMAH yg selalu memberikan motivasi terus menerus demi terlaksana nya Isro mi'raj di mesjid Jami AR'RAHMAH.

Isra Mi'raj merupakan peristiwa besar yang dialami Nabi Muhammad SAW. Di mana Nabi Muhammad SAW dalam satu malam melakukan perjalanan suci dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga menuju Sidratul Muntaha.

Isra dan Mi'raj adalah dua peristiwa yang berbeda. Menurut Agus Ismail, perjalanan Isra dan Mi'raj terdiri dari dua bagian peristiwa yang penting. Pertama, peristiwa Isra, yaitu perjalanan Nabi di malam hari yang mengagumkan dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina yang ditempuh hanya dalam hitungan jam.

"Dinamakan Isra, karena memang perjalanan di waktu malam,Sedangkan bagian kedua
adalah peristiwa Mi'raj. Menurut Agus, Miraj berarti naik, yaitu naik ke langit tertinggi yang disebut Sidratul Muntaha, puncak pencapaian tertinggi yang tidak ada lagi setelahnya.

Lalu kapan Isra dan Mi'raj itu terjadi? , terjadi perselisihan pendapat di kalangan para ilmuwan dan sejarawan Muslim tentang kepastian tanggal dan bulannya. Tetapi mayoritas kaum Muslimin meyakini riwayat yang menerangkan terjadi pada bulan Rajab tanggal 27 dan itulah yang secara luas diakui riwayat paling masyhur.

"Terjadinya peristiwa Isra Mi'raj adalah suatu kepastian yang dialami Nabi dalam perjalanan dakwahnya. Sebagaimana secara jelas dan tegas disebutkan secara eksplisit dalam Quran Surat Al Isra dan An Najmu," katanya.

Tentu saja, peristiwa satu malam ini menguji keimanan umat Islam kala itu. Jarak Masjidil Haram dengan Masjid Aqsa di Baitul Maqdis adalah sekitar 1.500 Km atau memerlukan perjalanan sekitar 40 hari menggunakan unta. 

Sehingga banyak orang Quraish saat itu menganggap perjalanan Isra dan Mi'raj Nabi hanyalah bualan belaka. Namun, tidak dengan Abu Bakar, ia adalah sahabat yang pertama kali menerima dan meyakini cerita Nabi tentang perjalanan suci itu.ungkapnya.

Lurah Nyomplong  Asep nurohmat, dalam sambutannya mengatakan Alhamdulillah, saat  ini kita masih di berikan kesehatan,  melihat semua mustami memakai masker serta memakai protokol kesehatan (Prokes)   dan kami terus menerus memberikan himbauan kepada warga masyarakat untuk  selalu ingat 5 M, saat ini Pemerintah Daerah Kota Sukabumi sedang melakukan Vaksinasi, mudah mudahan Covid19 segera hilang dari kota Sukabumi supaya aktipitas kita semua akan kembali lancar,
pungkasnya.

(Ois)
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||