Dishub Kota Sukabumi Bersiap Hadapi Tol Bocimi 2027, Bobby: Memperlancar Mobilitas Masyarakat
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana meminta jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi mulai mempersiapkan pengaturan transportasi dan lalu lintas menghadapi rencana uji coba pembukaan akses Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi) pada momentum Lebaran 2027.
Bobby mengatakan, terbukanya akses tol akan membawa perubahan terhadap mobilitas masyarakat sehingga membutuhkan kesiapan sistem transportasi, pengaturan lalu lintas, serta koordinasi lintas sektor yang lebih kuat.
Hal itu disampaikan Bobby saat menjadi pembina apel pagi sekaligus memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2026 di halaman Kantor Dishub Kota Sukabumi, Jalan Arif Rahman Hakim, Senin (28/9/2026).
"Insya Allah pada tahun 2027, apabila tidak ada halangan, akses Tol Bocimi akan mulai dibuka. Kemungkinan pada saat Lebaran Idul Fitri 2027 akan dilakukan uji coba pembukaan," ujar Bobby.
Menurutnya, kondisi tersebut menjadi pengingat penting bagi pemerintah daerah, khususnya Dishub, untuk mempersiapkan pengaturan lalu lintas dan aksesibilitas sejak dini.
"Tentu ini menjadi pengingat bagi kita semua betapa pentingnya pengaturan lalu lintas, betapa pentingnya aksesibilitas, dan pengaturan yang jauh lebih baik dari sebelumnya," katanya.
Bobby menegaskan, semangat Harhubnas 2026 yang mengusung tema "Menghubungkan Indonesia untuk Masa Depan Lebih Maju harus diterjemahkan dalam bentuk pelayanan transportasi yang aman, tertib, nyaman, dan lancar".
Ia menempatkan keselamatan sebagai aspek utama dalam penyelenggaraan transportasi. Menurutnya, keselamatan tidak boleh berhenti pada aturan maupun kelengkapan administrasi, tetapi harus menjadi budaya dan tanggung jawab bersama.
"Keselamatan tidak boleh hanya menjadi aturan atau kelengkapan administrasi. Keselamatan harus menjadi budaya dan menjadi tanggung jawab kita bersama," tegasnya.
Bobby juga menilai peran Dishub Kota Sukabumi kini semakin luas. Tidak hanya berkutat pada pengaturan lalu lintas secara teknis, Dishub dinilai telah ikut mendorong sektor pariwisata, UMKM, ekonomi kreatif hingga pola hidup sehat masyarakat.
Salah satunya melalui pelaksanaan Car Free Day (CFD) setiap hari Minggu. Menurut Bobby, kegiatan tersebut telah menjadi ruang publik yang menghadirkan hiburan, aktivitas olahraga, sekaligus memberikan ruang bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat.
"Di sini Dinas Perhubungan sudah berhasil memperluas cakupannya, tidak hanya mengatur lalu lintas, tetapi juga mendorong ekosistem pariwisata, mendorong UMKM, mendorong sektor ekonomi kreatif, dan mendorong pola hidup sehat masyarakat," ungkapnya.
Dalam momentum Harhubnas tersebut, Bobby juga mengapresiasi respons cepat jajaran Dishub terhadap laporan masyarakat. Ia mencontohkan penanganan lampu penerangan jalan di Jalan Ir. H. Juanda yang menurutnya langsung ditindaklanjuti kurang dari 24 jam.
Bagi Bobby, kecepatan merespons keluhan masyarakat merupakan bagian penting dari pelayanan publik.
"Sesungguhnya itulah pelayanan kepada masyarakat, bagaimana cara kita merespon dan mengkomunikasikan dengan baik kepada masyarakat," ujarnya.
Ia pun meminta Dishub memperkuat koordinasi dengan kepolisian, TNI, perangkat daerah, instansi terkait, serta seluruh elemen masyarakat.
"Kita tidak mungkin bekerja sendiri-sendiri. Kita bukan superman, kita adalah superteam," kata Bobby.
Selain itu, Bobby menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dishub yang selama ini berada di lapangan mengatur lalu lintas demi memastikan aksesibilitas masyarakat tetap berjalan.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga mengapresiasi kontribusi insan perhubungan terhadap peningkatan sektor pariwisata Kota Sukabumi.
Ia menyebut Kota Sukabumi yang sebelumnya belum masuk radar, mulai menunjukkan perkembangan hingga pada Juli 2026 menempati peringkat keempat dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam capaian yang berkaitan dengan sektor tersebut.
Sementara itu, apel Harhubnas 2026 juga dirangkaikan dengan penyerahan hadiah dan piala kejuaraan permainan tradisional berupa lari balok, terompah panjang, dan hadang yang digelar saat Car Free Day di Jalan Ahmad Yani.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memanfaatkan ruang publik secara produktif sekaligus memperkuat pelestarian budaya dan olahraga tradisional.
Bobby berharap momentum Harhubnas dapat menjadi penguat komitmen seluruh insan perhubungan dalam memberikan pelayanan terbaik.
"Melalui momentum Hari Perhubungan Nasional Tahun 2026 ini, mari kita jadikan keselamatan sebagai prioritas, pelayanan sebagai bentuk pengabdian, dan kolaborasi sebagai kekuatan dalam membangun transportasi Kota Sukabumi yang semakin baik," tandasnya.
Ois


