Peran Pers di Tengah Efisiensi Anggaran, AJMI Siap Kawal Pembangunan Kota Sukabumi
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Peran insan pers dalam mendukung pembangunan daerah menjadi atensi dalam kegiatan bertema "Peran Pers Menyikapi Efisiensi Anggaran Dalam Pembangunan Kota Sukabumi" yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang diinisiasi Aliansi Jurnalis Media Independen (AJMI) tersebut menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Camat Lembursitu Martha Galuh Budianti, Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Sukabumi Tantan Sontani sekaligus membuka acara serta Inspektur Pembantu (Irban) II Inspektorat Kota Sukabumi Ato Sintaro.
Ketua Panitia, Bah Amir, menegaskan bahwa wartawan merupakan bagian penting dalam pentahelix pembangunan yang memiliki peran strategis dalam mengawal berbagai program pemerintah.
Menurutnya, pers tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif dalam mendorong kemajuan daerah.
"Ikut serta dalam mensukseskan pembangunan Kota Sukabumi. Wartawan selalu berinteraksi dengan berbagai pihak dan hadir dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan pembangunan," ujar Bah Amir.
Ia menjelaskan, AJMI saat ini beranggotakan sekitar 40 jurnalis dari berbagai latar belakang media. Meski memiliki beragam kepentingan dan sudut pandang, seluruh anggota diharapkan tetap menjaga soliditas organisasi serta menjunjung tinggi profesionalisme jurnalistik.
Bah Amir juga menyoroti sejumlah isu yang saat ini menjadi perhatian publik, di antaranya program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Penerimaan Calon Murid Baru (PCMB).
Menurutnya, media memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang akurat dan berimbang agar masyarakat memperoleh pemahaman yang utuh terhadap berbagai kebijakan pemerintah.
Selain itu, peningkatan kapasitas wartawan dinilai menjadi kebutuhan penting agar insan pers mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sekaligus berkontribusi dalam mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Camat Lembursitu Martha Galuh Budianti menekankan pentingnya peran media dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.
Dia menambahkan, jurnalis memiliki tugas melakukan verifikasi atau check and recheck terhadap berbagai informasi yang beredar sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
"Penyampaian informasi antara pemerintah dan masyarakat membutuhkan peran media yang profesional. Jurnalis harus mampu melakukan check and recheck terhadap berbagai informasi yang berseliweran di masyarakat, terutama terkait kebijakan pemerintah," ungkapnya.
Martha menjelaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah bukanlah upaya untuk mengurangi pelayanan kepada masyarakat, melainkan bentuk pertanggungjawaban terhadap penggunaan setiap rupiah anggaran negara agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat yang maksimal.
"Efisiensi anggaran bukan untuk mengurangi pengeluaran semata, tetapi bagaimana setiap rupiah yang digunakan dapat dipertanggungjawabkan. Transparansi anggaran menjadi bukti akuntabilitas pemerintah kepada masyarakat," katanya.
Menurutnya, di tengah kebijakan efisiensi, pembangunan daerah tetap berjalan dan pelayanan publik harus tetap terjaga. Pemerintah, lanjut Martha, berkomitmen menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.
"Jurnalis merangkum dan merespons setiap aspirasi yang berkembang di masyarakat. Efisiensi dilakukan secara humanis, pembangunan tetap berjalan, pelayanan publik tetap terjaga, dan kepentingan masyarakat tetap menjadi prioritas," pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah daerah dan insan pers dalam mengawal pembangunan Kota Sukabumi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Ois



