Breaking News

Ayep Zaki Canangkan Era Birokrasi Barbasis AI


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Pemerintah Kota Sukabumi mulai menyiapkan langkah besar menuju birokrasi yang lebih modern dan berbasis teknologi. Hal tersebut ditandai dengan pelaksanaan pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) yang diikuti para pimpinan perangkat daerah, camat, lurah, hingga pimpinan BUMD dan BLUD.

Pelatihan bertajuk “Ayeuna Waktuna: Optimalisasi Penggunaan Artificial Intelligence (AI) untuk Peningkatan Kinerja, Pelayanan Publik, dan Pendapatan Asli Daerah (PAD)” dibuka langsung oleh Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, di Opproom Sekretariat Daerah Kota Sukabumi, Senin (22/6/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Ayep Zaki menegaskan bahwa penguasaan teknologi digital menjadi kebutuhan yang tidak dapat ditunda. Menurutnya, kecerdasan buatan telah menjadi bagian dari perubahan global yang harus direspons secara cepat oleh pemerintah daerah.

"Daerah yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi akan lebih unggul dalam memberikan pelayanan dan mengelola pembangunan," ujarnya.

Ayep menilai AI memiliki potensi besar untuk membantu pemerintah bekerja lebih efektif melalui pemanfaatan data yang lebih cepat dan akurat. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk mendukung perencanaan pembangunan, pengelolaan informasi, pelayanan masyarakat, hingga pengawasan program pemerintah.

Ia juga menekankan bahwa transformasi digital bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan upaya membangun sistem pemerintahan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, penggunaan AI dapat memangkas berbagai proses administratif yang selama ini memerlukan waktu cukup panjang, sehingga aparatur dapat lebih fokus pada penyelesaian persoalan masyarakat dan pencapaian target pembangunan.

Selain peningkatan kualitas pelayanan, Ayep meyakini pemanfaatan teknologi juga dapat berdampak pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Melalui sistem data yang lebih terintegrasi dan akurat, berbagai potensi pendapatan daerah dapat teridentifikasi dan dikelola secara optimal.

Dalam arahannya, Ayep meminta seluruh peserta pelatihan tidak hanya memahami konsep AI, tetapi juga mulai menerapkannya dalam aktivitas kerja sehari-hari.

Ia berharap para kepala perangkat daerah menjadi motor penggerak transformasi digital di unit kerjanya masing-masing sehingga perubahan dapat berjalan secara menyeluruh di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.

"Teknologi harus memberikan manfaat nyata. Ukurannya bukan seberapa canggih sistem yang dimiliki, tetapi seberapa besar dampaknya terhadap pelayanan masyarakat dan kemajuan daerah," tegasnya.

Melalui pelatihan tersebut, Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus mendorong inovasi, memperkuat kapasitas aparatur, dan membangun tata kelola pemerintahan yang lebih efektif di era digital. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA