Breaking News

Kepsek SD IT Al-Musthofa Cikajang Imas Masripah, S. Pd : Terimakasih Atas Selesainya Pembangunan Sarana Prasana Sekolah




GARUT," BERITAEKSPOS.COM -, Tiga sarana dan prasarana Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Al Musthofa Cikajang, selesai dibangun pada akhir Tahun 2025, bertempat di Jln. Simpang Cikandang KM. 93, Desa Simpang, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut. Minggu (1/03/2026).



Menurut Kepala Sekolah (SD IT Al- Musthofa Cikajang) Imas Masripah, S. Pd, sesuai juknis hasil bimtek ada tiga lokal pembangunan sarana dan prasarana, antara lain pembangunan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), perpustakaan, toilet, serta pembelian (Meubelair/perabot) perlengkapan ruangan UKS dan perpustakaan, Alhamdulillah telah selesai direalisasikan.

"Pembangunan tersebut menyerap anggaran pemerintah bersumber dari APBN 2025 sebesar Rp.533.633.324,. Sesuai juknis yang ditandatangani di Jakarta pada tanggal (8/09/2025) untuk kontruksi pembangunan toilet, ruang UKS dan ruang perpustakaan sebesar Rp.472.473.105," ujarnya.

Lanjutnya, ia menjelaskan untuk (meubelair /perabot) sebesar Rp.26.579.800, dan untuk manejemen perencanaan, pengawasan dan pengelolaan sebesar Rp.34.580.419, tutur Imas Masripah, kepada Wartawan secara terbuka.

"Dalam kesempatan ini, Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Presiden Rl, Jenderal TNI (Purn.) Haji Prabowo Subianto, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu'ti, M.Ed. dan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bapak Prof. Atip Latipulhayat, S.H, L.L.M., Ph.D., dan fasilitator Kementerian Pendidikan Bapak Azka Faiz Ramadhan, atas bantuan dan bimbingannya sampai peresmian kemarin berjalan lancar," ungkapnya.

Selain itu juga, Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang terlibat dalam mendukung pelaksanaan pembangunan sampai dengan selesai, tuturnya.

Saya berharap mudah-mudahan kedepannya ada lagi program pembangunan untuk pengusulan pemagaran, dimana sekolah SD IT Al Musthofa ini terletak dipinggir jalan raya yang pagarnya sudah rusak. Bertujuan (372) siswa dan (65) santri yang bermukim di pondok pesantren agar merasa nyaman dan gedung sekolahpun aman, harapnya.

Ditempat yang sama ketua Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) Ustadz Oik Muhamad Sodik menjelaskan, ketiga pembangunan tersebut dikerjakan secara swakelola (oleh warga setempat melibatkan 11 orang pekerja), pengerjaan mulai tanggal (29/09) sampai dengan (21/12) Tahun 2025.

Selain itu, sebagai Guru Pesantren Persatuan Islam (PPI) 97 Cikajang, yang berdiri di atas lahan seluas (± 1) Ha yang merupakan tanah wakaf dari dr. Musthofa, awalnya tidak memiliki ruang perpustakaan, UKS dan toilet, Alhamdulillah sekarang sudah memiliki, pungkas Ustadz Oik Muhamad Sodik.


Jurnalis : (Beni Nugraha) 

BACA JUGA BERITA LAINNYA