Buka Puasa bersama Parpol,Ayep Zaki Bidik APBD Rp 2 Triliun, PAD Jadi Kunci
SUKABUMI, beritaekspos. Com. -
Wali Kota Sukabumi, Ayep Zaki, menegaskan ambisi fiskalnya dengan menargetkan APBD menembus kisaran Rp1,8 triliun hingga Rp2 triliun.
Pernyataan tersebut disampaikan saat agenda buka bersama dengan perwakilan partai politik di rumah dinas wali kota, Kamis (26/2/2026).
“Saya punya mimpi besar menaikkan APBD ke angka itu. Semuanya mulai digerakkan pada 2026 ini, meski target waktunya belum bisa dipastikan,” ujar Ayep Zaki.
Saat ini, APBD Kota Sukabumi tahun 2026 berada di angka Rp1,45 triliun. Menurutnya, jika basis fiskal tersebut dapat dijaga dan diperkuat, peluang peningkatan anggaran pada tahun-tahun berikutnya terbuka lebar.
Selain penguatan struktur anggaran, Ayep menempatkan peningkatan kualitas aparatur sebagai prioritas utama. Pemerintah, kata dia, akan terus mendorong pelatihan kompetensi bagi ASN maupun non-ASN.
“Kapasitas SDM aparatur harus naik. Ini fondasi utama tata kelola pemerintahan,” tegasnya.
Ayep juga menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi berbasis Artificial Intelligence (AI), terutama dalam sistem manajemen talenta dan Key Performance Index (KPI). Ia menyebut, seluruh perangkat daerah kini dipantau melalui mekanisme evaluasi berkala.
“Semuanya diterjemahkan dalam 19 sektor penyumbang PAD dengan sistem KPI. Evaluasi Januari sudah dilakukan, dan baru satu wilayah yang mencapai target, yakni Kecamatan Citamiang,” ungkapnya.
Pemerintah Kota Sukabumi menargetkan kontribusi PAD sebesar 32 persen. Jika target tersebut tercapai secara konsisten, Ayep optimistis PAD dapat menyentuh Rp650 miliar, sekaligus memperkuat struktur APBD.
“Kalau target tercapai, itu harus dijaga. Jangan sampai ada kebocoran akibat pungli dan korupsi,” tandasnya.
Pertemuan bersama partai politik, lanjut Ayep, difokuskan pada upaya menyatukan visi pembangunan daerah, baik dengan parpol parlemen maupun non-parlemen.
“Kita ingin memajukan daerah dengan sinergi bersama,” katanya.
Ketua DPD Partai Golkar Kota Sukabumi, Sri Widagdo, menyambut positif langkah tersebut. Ia menilai komunikasi antara kepala daerah dan partai politik perlu terus dijaga.
“Golkar mendukung upaya pemerintah. Namun, capaian PBB di beberapa wilayah, termasuk Kecamatan Cikole, masih belum optimal,” ujarnya.
Sri Widagdo menekankan pentingnya optimalisasi peran RT dan RW untuk mendorong peningkatan penerimaan pajak daerah.
Ketua DPC PPP Kota Sukabumi, Ima Slamet, menilai agenda silaturahmi lintas partai mencerminkan komunikasi politik yang sehat.
“Intinya bukan soal format pertemuan, tetapi komunikasi yang terbangun dengan baik,” kata Ima Slamet.
Senada di sampaikan oleh Ketua DPD PAN Kota Sukabumi, Atut Wigati, berharap forum serupa dapat terus dilanjutkan. "Singkatnya agenda yang baik dan perlu dipertahankan,” singkatnya.
OIS


