Breaking News

Sekretaris DPW Partai Gelora; PPKM Jangan Di Jadikan Alasan Untuk tidak Bisa Bekerja




SUKABUMI, beritaekspos.com - 
Partai Gelombang Rakyat (Gelora)  menegaskan bahwa dengan diterapkan PPKM Level 4  akibat wabah covid 19 menurut sekretaris  Partai Gelora Sebetulnya PPKM, ini tidak di jadikan alasan  untuk tidak bisa bekerja  justru dengan adanya penerapan tersebut, kita ini  dipacu untuk mengelola solusi dan harus bisa memberikan peluang, dengan  muncul ide dan gagasan khususnya di Sukabumi.

Sekretaris Umum DPW Partai Gelora Totong Suparman, mengatakan. Di saat penerapan PPKM oleh Pemerintah, Partai Gelora  tidak pernah berhenti  bekerja membangun ide dan memberikan gagasan serta  solusi  tepat kepada masyarakat,"ujarnya kepada Berita Exspos Com, di rumah kediaman Sukamantri Cisaat Sukabumi selasa (31/8/2021).

Dalam mengembangkan kiprahnya saat ini Partai Gelombang Rakyat ( GELORA) Mengaku dari Awal-awal dan saat ini memasuki fase kedua yaitu fase pertumbuhan, yakni dengan melakukan pembentukan struktur sampai tingkat PAC, atau Kecamatan, Desa, Kelurahan se Kota Kabupaten, khususnya di Jawa Barat. 

Totong menambahkan "Alhamdulillah dengan PPKM ini kita tidak pernah terhenti membentuk itu dan sekarang di Jawa Barat DPC tingat Kecamatan hampir tuntas 100 persen, dan sekarang sudah masuk ke PAC tingkat Desa dan Kelurahan, itu juga sudah di angka 45. persen di semua Provinsi Jawa Barat," ungkapnya.

Masih kata totong dalam artian Partai Gelora sendiri  saat ini terus berkumpul dan berkembang membentuk rangka tulang agar  terbentuk, sampai struktur tingkat bawah baru kita bentuk daging dan otot, daging itu adalah membangun teritori, membangun jaringan selanjutnya kita bangun otot, otot adalah program -program yang sesuai dengan harapan masyarakat.jelasnya. 

Bagaimanapun juga saya sebagai, struktur pengurus partai, pandangan saya hari ini adalah, di partai ini saya mengamal soleh yang terbaik bagi saya adalah jihad siasi, jihad partai karena tidak ada jihad kecuali membangun partai yang baik dan diterima oleh masyarakat itu amal soleh paling besar bagi saya kan seorang politisi. 

karena dengan itu kalau kita terbangun dan kita masuk ke dalam struktur negara, dalam masyarakat kita bisa menegakkan amal ma'ruf nahi mungkar..

Sekarang pengerjaan amal ma'ruf nahi mungkar hanya di angka 10 persen, karena kita belum masuk ke tataran pengambil kebijakan, kalau kita sudah masuk ke tataran kebijakan maka, mungkin 90 persen bisa di tegakkan amal ma'ruf nahi mungkar, maka proses ini  harus segera di kejar berjuang nya harus segera diupayakan agar , kita mendapatkan kesempatan untuk mengolah, untuk bisa melakukan regulasi-regulasi oleh kita. 

Karena kita kan bukan sekedar nasional, tetapi masuk ke ranah global , tapi kita insyaallah akan melakukan secara bertahap, dengan kerjasama dengan masyarakat, dan anak bangsa kita ini. 

Lanjut Totong, jadi Partai Gelora tidak sampai hari ini saja , walaupun ada PPKM kita tidak pernah berhenti untuk berupaya dengan berbagai cara , ada yang pakai dinner, umpama nya ada program -program masak untuk keluarga, ada program -program cocok tanam, ada program -program bisnis lewat dinner, itu program yang di gulirkan oleh, Partai gelora,Kota/ Kab, sejawa Barat,termasuk agustusan kemarin banyak sekali kegiatan. 

Di sisi lain kita juga memberikan program- program,  optimisme kepada masyarakat, dan itu slogan -slogan pada saat kita agustusan, hari ini juga ada slogan -slogan membangun optimis agar kita jangan deman tentang  adanya covid ,  dengan adanya penerapan PPKM ini, jangan menumbuhkan pesimis, akan tetapi kita harus menumbuhkan optimis. tegasnya.

Alhamdulilah "Partai gelora saya rasa untuk Jawa Barat bisa bagus, dan target kita adalah minimal sejajar dengan PDIP pada saat pemilu 1998,"pungkasnya.

(Ronald A)

|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||