Breaking News

Perangkat Desa Cimaragas, Usai di Vaksin Ke-2, Dilarikan Ke Puskesmas Terdekat




GARUT, beritaekspos.com - 
Pemrintah Desa Cimargas melaksanaan vaksinasi kedua yang dilaksanakan di Aula Desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, terus berjalan walaupun ada salah satu perangkat desa yang meski dilarikan ke Puskesmas Cimaragas karena kelemasan. Garut, 29/07/2021. Pukul 12.00 WIB.

Salah satu warga tersebut merupakan salah satu perangkat Desa Cimaragas kampung cihuni Rw. 07, bernama Yeni Sumiani. Desa Cimaragas Kecamatan Pangatikan. Pasien tersebut sampai saatnya ini masih dirawat di UGD Puskesmas Cimaragas.


Saat mendampingi Yeni ke Puskesmas Cimaragas Kepala Desa Cimaragas Suherman, SE menyampaikan, "Pelaksanaan vaksinisasi hari ini vaksin tahap kedua, dan ada juga yang hari ini akan dilaksanakan vaksin ke satu".

"Untuk sementara sampai saat ini data warga Desa Cimaragas yang telah divaksin berjumlah kurang lebih mencapai 320 Orang". Ungkapnya

Selajutnya Ia menjelaskan pada tahap kesatu Ibu Yeni tidak apa-apa, dan untuk tahap kedua tadi juga sedang bincang-bicang, tetapi tidak lama kemudian ia merasa kelemasan, yang sampai saat ini telah dibawa ke Puskesmas Cimaragas untuk dintadak lanjuti dikhawatirkan ada apa-apa. Ungkapnya.

Tim medis Puskesmas Cimaragas dr. Euis Anisa sat dikonfirmasi menyampaikan, "Saat ini pasien sudah mulai membaik, saturasi oksigen dan tekanan darah sudah normal, untuk sementara tindakan disini hanya observasi, bila perlu nantinya dirujuk ke Pokja Kabupaten Garut bila pasien tidak membaik, ujaranya.

Sementara pasien Yeni menyapaikan, "Saat ini yang saya rasa; sesak napas, mual dan lemas, sementara untuk yang pertama kali divaksin, Saya juga merasakan hal yang sama, tetapi tidak seperti hal yang hari ini rasakan yaitu sesak nafas dan lemas sekali. Ucapnya

Saya berharap kepada para Nakes sebaiknya sebelum adanya vaksinisasi diharapkan untuk memberikan edukasi terlebih dahulu kepada peserta yang akan divaksin, untuk bisa memahami dampak-dampak yang terjadi. Tuturnya.

Selain itu diharapkan untuk selalu mempersiapkan hal-hal yang akan diperlukan seperti adanya oksigen, mobil ambulans selalu ada,  jadi kalau ada apa-apa bisa cepat tertolong. Pungkasnya.

Ditempat terpisah Tim Nakes yang melaksanaan vaksinisasi menjelaskan, untuk Ibu Yeni sendiri dari hasil pemeriksaan semua baik, baik tekanan darah, maupun saturasi oksigen semua baik, tetapi terjadi hal yang tidak diharapkan.

Menurutnya kejadian seperti ini baru pertama kali terjadi, untuk kedepan ini akan menjadi sebuah masukan bagi kami.

Selain itu Saya harapkan kepada masyarakat yang akan divaksin sebaiknya berkata jujur bila memiliki riwayat penyakit dan lainnya, karena bila tekanan darah tinggi dan saturasi oksigen yang tidak normal tidak akan divaksin, mungkin ditunda, atau dibatalkan terlebih dahulu menunggu sampai normal, Pungkasnya.

(Beni).
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||