Breaking News

Petahana Desa Sukaraja Banyuresmi Garut, Heru Iswanto, S.Pd Prioritaskan Sarana Air Bersih





GARUT, beritaekspos.com - 
Sesuai informasi yang diterima konon katanya diwilayah Desa Sukaraja sulit air bersih, sekalipun di musim hujan, apalagi dimusim kemarau. Saat ini Masyarakat Desa Sukaraja tidak lagi merasa kekurangan sarana air bersih, dengan adanya pengeboran air disejumlah titik, yang ada di Desa Sukaraja Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut Jawa Barat. Selasa, 18/05/2021

Petahana Desa Sukaraja Heru Iswanto, S.Pd (No.1), menyampaikan terkait latarbelakang mengenai sekala prioritas untuk sarana air bersih untuk masyarakat Desa Sukaraja, diawali dari keprihatinan sejak mencari air ke puncak G.Guntur, dimana disitu ada mata air tetapi untuk mengambilnya sangat berbahaya, Singkatnya.

Menurutnya sebelum adanya pengeboran air disejumlah titik, pertama kali diawali pengeboran air dilaksanakan di belakang halaman Desa walaupun banyak mitos-mitos tidak akan keluar air, dengan berbagai alasan. Dengan mengucap rasa syukur Alhamdulillah atas Karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala, air sumur bor berhasil keluar, imbuhnya.


Selajutnya dengan berprinsif tugas kita adalah berusaha dan berdoa, sehingga apa yang kita laksanakan bersama dapat bermanfaat untuk seluruh Masyarakat Desa Sukaraja. Selain itu atas persetujuan BPD, dan aspirasi masyarakat yang disampaikan oleh para Ketua Rw, kita targetkan kedepan untuk yang 15 Rw, di tiap-tiap Rw memiliki sumur bor sebagai sarana air bersih, dan pengairan pertanian, ujarnya

Sementara ini yang telah terealisasi ada delapan Rw yang diprioritaskan, yaitu perkampungan yang rawan kekeringan terlebih dahulu. Dimana untuk Tahun 2021- 2022 ada tujuh Rw yang kita targetkan, sementara di tahun 2021 akan segera dilaksanakan di dua titik pengeboran air, mari kita bersama membangun Desa, tandasnya

Selain itu di Bulan Mei ini Tahun Angggran 2021sedang melaksanakan pembangunan Saluran Pembungaan Air Limbah (SPAL), untuk kebersihan lingkungan di tiap Rw, untuk menuju Desa menuju Sukaraja yang mandiri dan bermartabat, tutupnya.

Ditempat terpisah, saat dikonfirmasi ketua BPD Desa Sukaraja Entis Sutisna, S.Pdi, menyampaikan "Desa Sukaraja ini terkenal daerah dekat Jalan provinsi tapi sumber air kurang, hanya dari Gunung  Guntur masyarakat dapat memanfaatkan sumber mata air. Dengan sumber yang terbatas sehingga masyarakat kurang mendapatkan pelayanan air, ungkapnya.

Selanjutnya dengan ide-ide dan perjuangan incamben (Heru Iswanto), Alhamdulillah masyarakat Desa Sukaraja sudah mulai terpenuhi, walaupun masih ada lokasi yang akan kita laksanakan pengeboran air kembali. Alhamdulillah selama tiga tahun ini masyarakat sudah nyaman dari masalah air, tuturnya.

Saat ini air itu masuk ke rumah masing-masing dengan pola pengaturan yang baik oleh pokmas (kelompok masyarakat), jadi masyarakat itu yang dulu mengambil air dari bak air umum sekarang itu tinggal dirumah diputar kerannya airnya langsung dinikmati. Pungkasnya

(Beni).
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||