Breaking News

Kementerian Pertanian Melalui Balai Penelitian Tanaman Rempah Dan Obat Balitro Berikan Bimbingan Teknis Kepada Masyarakat Desa Sukamulya Sukabumi




SUKABUMI, beritaekspos.com - 
Dalam Rangka membantu meringankan beban masyarakat, khususnya petani yang terdampak Covid-19, Balai penelitian tanaman rempah dan obat (Balitro) kementerian pertanian Republik Indonesia RI, menggelar bimbingan teknis (Bimtek) dan padat karya Budi daya lada dan serai wangi, berlokasi di instalasi penelitian dan pengkajian teknologi pertanian (IP2TP) Di desa sukamulya kecamatan Cikembar kabupaten sukabumi Jawa Barat, selasa (09/03/2021).

Bimbingan teknis (bimtek) padat karya budi daya lada dan serai melibatkan masyarakat petani sekitar wilayah desa sukamulya, Hadir dalam kegiatan tesebut, pejabat dari balai penelitian tanaman rempah dan obat (Belitro) kementerian pertanian RI, kepala (IP2TP) sukamulya,  kepala desa sukamulya, babinsa dan puluhan masyarakat petani, 

Di temui dilokasi, Sub Koordinator pelayanan teknis (balitro) kementerian pertanian RI, Sujianto mengatakan, Hari ini kami melaksanakan program kementerian pertanian bimbingan teknis (bimtek) padat karya yang dilaksanakan Di Instalasi penelitian dan pengkajian teknologi pertanian (IP2TP) desa sukamulya kecamatan Cikembar kabupaten sukabumi, 


Ada sekitar 80 orang masyarakat petani desa sukamulya, ikut bimbingan teknis (bimtek) padat  karya,"kami manfaatkan warga sekitar khususnya mereka yang terdampak covid-19, "Nah,dengan adanya program padat karya ini masyarakat sekitar di minta oleh pihak kementerian pertanian untuk melakukan satu bimbingan teknis sekaligus bersih-bersih lingkungan sekitar kantor (IP2TP) sukamulya,"Kata sujianto. 

Ia menambahkan, Di sinih targetnya ada 80 orang untuk hari ini,"jadi nanti prosesnya masyarakat tadi sudah datang dan sekarang sudah bekerja di bagi menjadi 4 kelompok jadi per kelompok nya ada 20, karna ini untuk menghindari kerumunan dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan (protkes) 
 
Adapaun Tujuan dilaksanakan bimtek dan padat karya ini, adalah paling tidak sedikit meringankan beban masyrakat yang terdampak covid-19, dan ini semua orang-orang yang ada di sekitar lingkungan kita, jadi di situh ada yang petani, pengarit, dan juga peternak ikut bersama-sama bekerja, "Tutur nya. 

Bimbingan Teknis (Bimtek) Padat karya. Para petani tersebut akan mendapatkan pembinaan di bidang pertanian, pengenalan inovasi, dan dikaryakan dalam berbagai kegiatan melalui bimtek ini.sehingga kedepan manjadi pusat atau tempat desiminasi pembelajaran bagi masyarakat sekitar, 

Dengan terselenggaranya kegiatan ini kedepan akan lebih terjalin lagi sinergitas atau kerjasama yang baik, antara kementerian pertanian, pemerintah desa dan  masyarakat dan  juga sesama instansi pemerintah di kabupaten  sukabumi agar bisa saling kerjasama. 

Untuk masyarakat Mudah-mudahan bisa memanfaatkan dan belajar apa yang dihasilkan dari (IP2TP) sukamulya, sehingga  menjadi inovasi untuk meningkatkan pertanian,  yang nantinya akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat."Tandas nya. 

Sementara itu kepala desa sukamulya, Dudun Ibrahim menuturkan, Dengan adanya bimbingan teknis dari balai penelitian tanaman rempah dan obat  (balitro) ., "saya di undang untuk menyaksikan kegiatan dengan masyarakat, " Ini salah satu kerjasama dalam budi daya lada dan sirih wangi, insya Allah masyarakat kita akan di gerakan untuk kerjasama dengan pihak (balitro) ini. 

Kegiatan ini cukup bagus, Mudah-mudahan ini berkesinambungan membimbing masyarakat petani desa sukamulya, sehingga ilmu yang diberikan melalui bimtek ini. Menjadi motivasi untuk memanfaatkan sektor perkebunan dan menjadikan pertanian sebagai ladang penghasilan yang bisa meningkatkan tarap hidup dimasa yang akan datang."pungkas nya, 

(OIS/ Ade)
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||