Breaking News

MUSRENBANG RKPD' 22: Banyuresmi Garut Prioritaskan Sektor Pemulihan Ekonomi dan Infrastruktur




Garut, beritaekspos.com - 
Pelaksana Musrenbang tingkat Kecamatan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2022 Kabupaten Garut, bertempat di Aula Kecamaatan Banyuresmi Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, Kamis, 04/01/2021. Pukul 11.⁰⁰ Wib.

Dalam pelaksanaan Musrenbang tersebut bertemakan, "Percepatan Pemulihan Ekonomi, dan Pembangunan Infrastruktur serta Penguatan Pelayanan Publik untuk Kesejahteraan Masyarakat"

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Drs. H. Nurdin Yana, M.H, Camat Banyuremi H. Jujun Juhana, S.Sos. MSi, Danramil 1110/ Banyuresmi Kapten INF Enjang Santana, Sekdis Diskop Drs. H. Nurrodhin, M.Si,

Anggota Dewan H. Hasan Basri Faraksi  PKS Dewan H. Iden Sambas, S.Ag, Fraksi PKB, dan  H. Ade Rijal, S.Ag  Fraksi Gerindra, UPT Puskesmas Sukasenang, UPT Puskesmas Sukaraja, UPT Puskesmas Bagendit, UPT Pertanian/ Peternakan dan UPT pendidikan, UPT PUPR, APBDesi dan Stekholder lainnya.

Salah satu pandangan Anggota DPRD Kabupaten Garut Dapil V komisi IV. H. Ade Rizal, S.Ag dari Fraksi Gerindra menegaskan,"Langkah awal untuk menuju pemilihan ekonomi, sebaiknya pembangunan infrastruktur jalan harus diperbaiki terlebih dahulu" ungkapnya,

"Setelah infrastruktur jalan sudah diperbaiki, maka otomatis pertumbuhan ekonomi akan kembali pulih karena banyak sektor transportasi berjalan lancar. Setelah itu maka pihak Pemerintah Kecamatan diharapkan untuk memperhatikan para petani dan pelaku UMKM khususnya yang ada di Kecamatan Banyuresmi, ujarnya.

Hal senada disampaikan Anggota Dewan DPRD dari Fraksi PKB, H. Iden Samabas, S.Ag, "Menegaskan kurang lebih hampir 5 Miliar dari berbagai anggaran pembangunan untuk tahun 2020 yang dialokasikan untuk Kecamatan Banyuresmi banyak terpending dengan alasan evensiasi Covid-19, sehingga pembangunan di Kecamatan Banyuresmi terbengkalai, tandasnya.

Saya berharap kepada Pak Sekda mohon dicatat, untuk tahun Anggaran 2022 sesuai apa yang disampaikan permohonan selain infrastruktur jalan, dan juga keberadaan Alun-alaun sebagai Icon Kecamatan Banyuresmi agar dapat terealisasi bukan hanya disepakati pada tiap-tiap musrenbang, tuturnya.


Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Drs. H. Nurdin Yana, M.H dalam sambutannya menegaskan, untuk percepatan pemilih ekonomi
Pertanian dan UMKM untuk di prioritaskan karena sektor pertumbuhan ekonomi melalui Pertanian dan UMKM tetap bertahan walaupun dimasa Pandemi Covid-19, ujarnya

"Pertanian dan UMKM untuk tidak diabikan karena pertumbuhan ekonomi melalui Pertanian dan UMKM yang tetap bertahan dimasa Pandemi Covid-19"

Begitu juga dengan adanya Pandemi Covid -19 telah membawa perubahan arah orientasi pembangunan, dimana kita disadarkan akan pentingnya kesehatan untuk mampu menghadapi terjadinya wabah penyakit menular,

Selain itu sistem ekonomi Negara bahkan Dunia luluh lantah karena adanya pandemi Covid-19, laju pertumbuhan ekonomi di berbagai Negara dan Daerah mengalami penurunan bahkan ada yang mengabaikan potensi ekonomi lainnya.

Oleh karena itu mari kita bersama segenap potensi dapat dilakukan untuk membangun kerangka pikir orientasi dan persepsi yang sama, dan juga kita rapatkan barisan bekerja bersama secara sinergi untuk dapat menciptakan kemajuan dan kesejahteraan Kabupaten Garut sesuai dengan visi terwujudnya Garut yang Bertaqwa dan sejahtera. Tutupnya.

Camat Banyuresmi H.Jujun Juhana, S.Sos, M.Si, menjelaskan,"Kami akan menindak lanjuti dari hasil musrenbang ketingkat Kabupaten, dikarena Pemerintah Kecamatan Banyuresmi mendapatkan perhatian dari Pemerintah Pusat terkait dengan pembangunan tempat wisata kelas dunia Situ Bagendit, serta sesuai point pokok pikiran kedua Dewan yang disampaikan, dalam perencanaan untuk Tahun 2022.

"Pertama menguatkan usulan-usulan tentang belum memiliki alun-alun sebagai Ikon Kecamatan Banyuresmi, dan kedua penekanan terkait dengan pengadaan tanah untuk Puskesmas Sukasenang, dan pembangunan infrastruktur jalan, untuk pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat"

Dengan berakhirnya musrembang RKPD, Saya megucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat, mulai dari para kadus, para perangkat desa, tokoh masyarakat, stakeholder, Kepala Desa dari 15 Desa yang telah berperan aktif dalam pelaksanaan musrenbang tingkat Kecamatan yang telah sama-sama ikut merumuskan untuk kemajuan diwilayah Kecamatan Banyuresmi. Pungkasnya.

(Beni).
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||