Breaking News

PERINGATAN HBDI SEKALIGUS HUT IDI KE 76 KOTA SUKABUMI PERKUAT SOLIDARITAS DAN KOMPETENSI PROFESI



SUKABUMI-Beritaekspos.com - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Sukabumi memperkuat solidaritas internal dan meningkatkan kompetensi profesi melalui rangkaian kegiatan puncak peringatan hari bakti dokter Indonesia ke 118 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IDI. 

Mengusung semangat kolaborasi, kegiatan tersebut dikemas melalui fun offroad dan seminar ilmiah yang melibatkan puluhan dokter serta mitra pelayanan kesehatan.

Sekitar 65 peserta mengikuti kegiatan fun offroad, sementara seminar ilmiah dihadiri sekitar 75 peserta. 

Seminar ini terselenggara melalui kerja sama IDI Kota Sukabumi dengan RS EMC Sentul sebagai bagian dari upaya memperluas wawasan dan meningkatkan kapasitas profesional tenaga medis.

Dua narasumber kompeten dihadirkan dalam seminar tersebut, yakni dr. Imelda Lumban Gaol, Sp.OT, konsultan ahli ortopedi rekonstruksi dan robotik, serta dr. Panji Utomo, Sp.BTKV, konsultan bedah jantung dan pembuluh darah sekaligus konsultan jantung anak.



Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Utama RS EMC Sentul, dr. G.A. Kusmiati, MARS. Ia mengapresiasi kolaborasi yang terjalin bersama IDI Kota Sukabumi dan berharap kemitraan tersebut dapat terus dikembangkan demi meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Kerja sama antara organisasi profesi dan fasilitas pelayanan kesehatan dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong pelayanan yang semakin prima. 

Selain memperkuat jejaring profesional, kolaborasi tersebut membuka ruang pertukaran ilmu, pengalaman, dan perkembangan terbaru di bidang kedokteran.

Ketua panitia, dr. Ratna Dewi, Sp.JP(K), turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, narasumber, mitra, dan rekanan yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan. 

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi bagian penting dalam menyukseskan peringatan HUT IDI sekaligus mempererat kebersamaan di antara anggota organisasi profesi dokter.

Tidak hanya berfokus pada pengembangan kompetensi, IDI Kota Sukabumi juga menghadirkan kegiatan rekreatif melalui fun offroad yang menyusuri kawasan Salabintana hingga PH.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para dokter untuk membangun kedekatan di luar rutinitas pelayanan medis. 

Dengan menempuh jalur yang menantang, peserta diajak menikmati kebersamaan sekaligus memperkuat kekompakan dalam suasana yang lebih santai.



Ketua tim koordinator kegiatan, dr. Pandang, Sp.PD-KGH, mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti perjalanan tersebut. 

Ia menilai semangat kebersamaan terlihat dari keterlibatan anggota senior hingga peserta yang lebih muda.

Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh semangat dan keceriaan meskipun harus menghadapi medan offroad yang menantang. 

Pengalaman bersama itu diharapkan semakin memperkuat solidaritas dan hubungan antaranggota IDI Kota Sukabumi.

Ketua IDI Kota Sukabumi, dr. Asep Tajul, menegaskan bahwa peringatan HUT IDI bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat peran organisasi profesi dalam menghadapi perubahan zaman.

Menurutnya, dunia kesehatan turut mengalami disrupsi seiring perubahan kebutuhan masyarakat dan perkembangan berbagai bidang kehidupan. 

Kondisi tersebut menuntut organisasi profesi untuk menyesuaikan cara pandang, pola kerja, serta pendekatan terhadap anggota agar tetap relevan dan mampu memberikan solusi.

“Ini adalah salah satu kegiatan yang mahiwal di tengah-tengah disrupsi berbagai bidang kehidupan. Organisasi profesi kesehatan mengalami hal yang tidak berbeda," ujar dr. Asep, Senin (26/10). 

Sehingga, cara pandang terhadap organisasi dan anggota harus beradaptasi dengan cepat untuk memberikan jawaban atau opsi solusi yang relevan dengan kebutuhan zaman saat ini,” tambahnya. 

Ia mengingatkan bahwa organisasi yang tidak mampu mengikuti perubahan berisiko kehilangan relevansinya. 

Karena itu, kemampuan beradaptasi dan membangun kolaborasi menjadi modal penting bagi IDI untuk terus memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan kesehatan.

Dia berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat menjaga semangat pengabdian para dokter sekaligus memperkuat kerja sama dengan berbagai elemen masyarakat. 

Semangat itu sejalan dengan pesan Stronger Together, yang menegaskan bahwa kekuatan kolaborasi menjadi salah satu kunci untuk mencapai tujuan bersama.

Puncak peringatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-76 IDI Kota Sukabumi dan Hari Bakti Dokter Indonesia (HBDI) ke-118. 

Sebelum kegiatan puncak, IDI telah melaksanakan sejumlah agenda sosial dan edukatif yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Kegiatan tersebut di antaranya bakti sosial berupa pengobatan gratis dan khitanan di wilayah Cikidang. IDI Kota Sukabumi juga menggelar donor darah serta seminar kesehatan reproduksi yang bekerja sama dengan pihak terkait di Odeon Square.

Selain itu, kegiatan sosial dilaksanakan melalui kolaborasi dengan Korem Suryakencana dan Kodim 0607 di wilayah Gunung Guruh.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi wujud pengabdian dokter yang tidak terbatas pada pelayanan klinis, tetapi juga mencakup edukasi kesehatan, aksi kemanusiaan, dan keterlibatan langsung dalam kegiatan sosial masyarakat.

Melalui momentum peringatan ini, IDI Kota Sukabumi berupaya menjaga keseimbangan antara penguatan solidaritas organisasi, peningkatan kompetensi profesi, dan perluasan kontribusi sosial.

Dengan mengedepankan semangat kebersamaan, kemampuan beradaptasi, dan kolaborasi lintas sektor, IDI Kota Sukabumi berharap dapat terus mengambil peran dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan serta menjawab kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA