Breaking News

Lantik Kades PAW Cibolang, Camat Gunungguruh Wanti-wanti Netralitas hingga Dorong Potensi Ekonomi Lokal



SUKABUMI-Beritaekspos.com - Camat Gunungguruh, Kusyana, menekankan pentingnya menjaga integritas dan kondusivitas wilayah usai menggelar pelantikan Kepala Desa Penggantian Antar Waktu (PAW) Desa Cibolang, Senin (3/8/2026). 

Dalam sambutannya usai prosesi pelantikan, Kusyana mengingatkan agar kepala desa yang baru dapat merangkul seluruh elemen masyarakat tanpa membeda-bedakan latar belakang.

"Pelantikan ini adalah momentum rasa syukur sekaligus amanah besar. Poin utama yang kami tekankan adalah jaga netralitas, jaga akuntabilitas, dan jaga kondusivitas," tegas Kusyana. 

Dia menambahkan, kades terpilih harus memposisikan diri sebagai pengayom bagi seluruh warga. 





"Hari ini tidak ada lagi kubu-kubuan, semua warga adalah putra-putri Kades Desa Cibolang," imbuhnya. 

Tak hanya soal transparansi tata kelola pemerintahan desa, Kusyana juga meminta Kepala Desa Cibolang yang baru untuk rajin turun langsung ke lapangan (saba lembur).

Menurutnya, kedekatan pimpinan dengan masyarakat adalah kunci keberhasilan pembangunan desa.

"Seringlah turun ke lapangan, saba lembur. Wasilah lahirnya seorang pimpinan itu kan lewat masyarakat. Maka, teruslah bangun sinergi dan kolaborasi dengan BPD, lembaga kemasyarakatan, serta seluruh stakeholder yang ada," katanya.

Terkait intervensi program kecamatan di Desa Cibolang, Kusyana menjelaskan bahwa selain menyelaraskan program anggaran pusat dan daerah (DD, ADD, serta bantuan keuangan), pihak kecamatan berfokus pada pengembangan ekonomi warga melalui UMKM.

Langkah ini dinilai krusial mengingat Desa Cibolang sudah memiliki sarana pendukung seperti gedung Kawasan Desa Mandiri Pangan (KDMP).

Terakhir kata Kusyana yaitu optimalisasi Industri Rumahan dengan Menggelorakan kembali usaha mikro dan kuliner lokal.



"Kolaborasi CSR dengan menggandeng pihak swasta/perusahaan agar memberikan dukungan CSR bagi pelaku usaha desa," terangnya. 

Tak kalah penting kata dia yaitu memaksimalkan pemanfaatan aset desa salah satunya mengisi gedung KDMP yang sudah representatif dengan produk-produk unggulan karya warga Cibolang sendiri (seperti usaha kuliner hingga tata rias).

Menjawab pertanyaan wartawan mengenai aktivitas pertambangan di wilayah Desa Cibolang, Kusyana memastikan keberadaan usaha pertambangan yang ada saat ini (seperti CP Sugiharti) masih berjalan sesuai koridor dan aturan hukum.

Ia menyebut pihak pengelola tambang dinilai kooperatif, berizin, dan taat pada SOP dari Dinas Pertambangan Provinsi.

"Suara masyarakat adalah suara rakyat yang harus kita utamakan. Sejauh ini masyarakat bisa menerima karena pemilik tambang selalu terbuka, berizin, dan rajin membangun kolaborasi. Kami di kecamatan tentu akan terus mengawal agar kondusivitas ini tetap terjaga," pungkasnya.

Sementara itu Kepala Desa PAW Cibolang, Yusuf Taojiri, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang telah mengamanahkan dirinya memimpin Desa Cibolang untuk periode 2026–2032. Ia berkomitmen menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab demi mendorong kemajuan desa.

Yusuf menegaskan penyelenggaraan pemerintahan desa, termasuk pengelolaan keuangan, akan dilaksanakan sesuai petunjuk pelaksanaan dan petunjuk teknis yang berlaku. Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan menjadi kunci terciptanya tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.




Selain itu, ia bertekad memperkuat sinergi dengan para kepala desa di Kecamatan Gunungguruh serta seluruh tokoh masyarakat di Desa Cibolang. Kolaborasi yang baik diyakini akan mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Memiliki pengalaman sebagai Kepala Desa Cibolang pada periode 2008–2014, Yusuf berharap pengalaman tersebut menjadi bekal untuk menjalankan amanah dengan lebih baik. Ia juga membuka ruang komunikasi dengan insan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi pembangunan desa kepada masyarakat. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA