Breaking News

Kebakaran Lahan Bambu di Cisarua Sukabumi, Diduga Dipicu Pembakaran Sampah


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Kebakaran melanda lahan bambu di Jalan Ciaul Pasir, RT 04/RW 17, Kelurahan Cisarua, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, Sabtu (8/8/2026) sore. 

Kobaran api diduga dipicu aktivitas pembakaran sampah yang ditinggalkan di lokasi.

Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kota Sukabumi, Yoseph Sabaruddin, mengatakan kebakaran terjadi sekitar pukul 15.50 WIB dan laporan diterima petugas pada pukul 16.01 WIB. 

Tim kemudian bergerak melakukan pengecekan serta penanganan di lokasi.

"Api diduga berasal dari pembakaran sampah yang ditinggalkan. Kondisi di lokasi banyak terdapat material kering, seperti daun dan bambu, sehingga api cukup cepat membesar," ujar Yoseph.

Menurutnya, lokasi kebakaran bukan merupakan tempat pembuangan sampah resmi. Namun, area tersebut diketahui kerap dimanfaatkan warga untuk membuang sampah. 

Tumpukan sampah dan material kering menjadi salah satu faktor yang meningkatkan potensi api menjalar.

Berdasarkan hasil kaji cepat petugas, lahan bambu yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai sekitar 50 meter. 

Tidak ada laporan korban terdampak dalam kejadian tersebut.

Yoseph menyebut penanganan dilakukan secara cepat untuk mencegah kobaran api meluas, terlebih lokasi kebakaran berada tidak jauh dari kawasan permukiman warga.

"Alhamdulillah, api dapat ditangani sehingga tidak sampai meluas ke permukiman. Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, apalagi meninggalkan api dalam kondisi yang masih menyala," katanya.

Ia juga meminta masyarakat segera melaporkan apabila melihat titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran. 

Kecepatan laporan dinilai penting agar petugas dapat melakukan penanganan sebelum api membesar.

Penanganan di lokasi melibatkan BPBD Kota Sukabumi, Damkar Kota Sukabumi, pihak Kelurahan Cisarua, Polsek Cikole, serta unsur RT/RW setempat. 

Petugas melakukan pengecekan, pendataan, pemadaman, dan memastikan kondisi di sekitar lokasi aman.

Kebakaran tersebut menjadi pengingat bahwa pembakaran sampah di area terbuka memiliki risiko tinggi, terutama ketika terdapat tumpukan daun kering, bambu, dan material mudah terbakar lainnya. 

Masyarakat diimbau memilih pengelolaan sampah yang aman dan tidak membakar sampah di sembarang tempat.

Yoseph menegaskan BPBD bersama unsur terkait akan terus melakukan respons cepat terhadap setiap laporan kebencanaan di wilayah Kota Sukabumi. 

Kesiapsiagaan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam mencegah kejadian serupa kembali terjadi. 

Ois





BACA JUGA BERITA LAINNYA