Pembangunan di Kelurahan Kebon Jati Rampung, Semua Program Berjalan Dengan Baik.
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Lurah Kebon Jati, Yunan Ananda, menyampaikan bahwa seluruh program pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Kelurahan Kebon Jati selama periode 2025–2026 telah berhasil diselesaikan.
Pembangunan tersebut mencakup seluruh RW yang ada di wilayahnya.
Menurut yunan, berbagai pekerjaan fisik yang telah direalisasikan di antaranya pembangunan jalan lingkungan, sarana dan prasarana keagamaan seperti masjid, serta pembangunan saluran drainase sepanjang kurang lebih 300 meter.
"Alhamdulillah, target pembangunan periode 2025-2026 sudah selesai dilaksanakan," ujarnya, Senin (6/7).
Ia mengungkapkan, keberhasilan pelaksanaan pembangunan tidak lepas dari tingginya partisipasi masyarakat. Warga turut memberikan dukungan melalui swadaya sehingga sejumlah program dapat berjalan dengan baik.
"Partisipasi masyarakat sangat tinggi, termasuk swadaya warga yang juga cukup besar," katanya.
Untuk rencana pembangunan tahun berikutnya, Yunan menjelaskan saat ini masih berada pada tahap sosialisasi dan rembug warga.
Hal itu dilakukan karena terdapat mekanisme baru dalam penyusunan proposal usulan pembangunan dari masing-masing RW.
"Semester kedua ini masih tahap rembug warga. Ada mekanisme baru dalam pembuatan proposal pengajuan di setiap RW yang harus disesuaikan," jelasnya.
Selain pembangunan fisik, Kelurahan kebon jati juga terus mendorong pelaksanaan program nonfisik yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Program tersebut meliputi ketahanan pangan, Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), hingga penyaluran insentif bagi Linmas serta pengurus RT dan RW.
Sementara itu, insentif untuk guru ngaji dan marbot masih menunggu proses pencairan.
Adapun pelaksanaan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW) hingga kini masih didominasi pembangunan jalan lingkungan sesuai hasil musyawarah atau rembug warga.
Ia juga menambahkan setelah di kerjakan pembangunan jalan tersebut harus adanya pemeliharaan, makanya waktu kemarin setelah sosialisasi Proposal, saya menitipkan kepada semua RW agar jalan gg yang sudah di bangun adanya pemeliharaan.
Menurut Yunan, hasil musrenbang kemarin, di Kelurahan Kebon Jati sebetulnya kami juga mengusulkan rehab Gedung kelurahan pertama bangunan sudah lama dan sudah banyak yang keropos kusen dan pintunya.
Iya berharap kepada Dinas instansi terkait DPUTR, maupun pemerintah daerah Kota Sukabumi kantor kelurahan Kebon Jati jadi skala Prioritas karena kantor Kelurahan Kebon jati Sudah lama sekali belum ada renovasi maupun perbaikan.
Dan yang paling Urjen sekali kata Yunan,
optimalisasi sumur artesis bisa menjadi salah satu solusi bagi masyarakat yang saat ini kesulitan akses air bersih saat ini.
“Kami berharap dapat dimaksimalkan oleh DPUTR, agar masyarakat bisa merasakan air dari sumber artesis. Karena saat ini di wilayah kelurahan kebon jati yang paling padat penduduknya di RW 01 dikelola warga,” pungkanya.
Ois

