Pelatihan Vokasi Diskumindag Bekali 264 Pelaku UMKM, Wali Kota: Jaga Semangat Berusaha Secara Konsisten
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) kembali menggelar pelatihan vokasi bagi pelaku UMKM.
Kegiatan dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Program yang rutin dilaksanakan setiap tahun ini didanai melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Pelatihan yang dipusatkan di SMKN 3 Kota Sukabumi tersebut diikuti 264 peserta yang dibagi dalam dua angkatan. Angkatan pertama berlangsung pada 7–8 Juli 2026 dengan 132 peserta, sedangkan angkatan kedua dijadwalkan pada 15–16 Juli 2026.
Peserta mendapatkan pelatihan pada empat bidang vokasi, yakni cooking, baking, merajut, dan content creator yang dapat langsung dipraktikkan untuk mengembangkan usaha.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, pelatihan ini tidak hanya ditujukan bagi calon wirausaha, tetapi juga pelaku usaha yang telah lama menjalankan bisnisnya.
"Pelatihan diperlukan sebagai penyegaran agar para pelaku usaha tetap memiliki semangat, kreativitas, dan konsistensi dalam mengembangkan usahanya di tengah perubahan pasar," kata Ayep, Selasa (7/7).
Ia menambahkan, kegiatan tersebut tidak berhenti setelah pelatihan selesai. Diskumindag akan melakukan pendampingan dan monitoring selama satu hingga dua bulan untuk melihat perkembangan peserta, khususnya UMKM baru yang mulai tumbuh di Kota Sukabumi.
"Kami berharap pelatihan vokasi benar-benar memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelaku usaha serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu Kabid Koperasi dan UMKM Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, Heri Purnomo menjelaskan, pelatihan vokasi diperuntukan bagi pelaku usaha mikro, baik wirausaha pemula maupun yang telah menjalankan usahanya.
Kegiatan yang menjadi agenda rutin tahunan ini bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia pelaku UMKM sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan keterampilan dan inovasi usaha.
Pelatihan memanfaatkan fasilitas praktik di SMKN 3 Sukabumi dan menghadirkan empat bidang keterampilan, yakni cooking, baking, merajut, serta content creator. Sebanyak 264 peserta mengikuti kegiatan yang dibagi dalam dua angkatan.
Angkatan pertama berlangsung pada 7–8 Juli 2026 dengan 132 peserta, sedangkan angkatan kedua dijadwalkan pada 15–16 Juli 2026 dan direncanakan dihadiri Wakil Wali Kota Sukabumi.
Program ini didukung Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), yang menjadi salah satu sumber pembiayaan untuk pengembangan kapasitas pelaku UMKM.
Pada hari pertama peserta menerima materi teori, kemudian langsung mengikuti praktik sesuai bidang yang dipilih hingga hari kedua agar keterampilan yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam usaha masing-masing.
Lebih lanjut dia menegaskan pelatihan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Selama satu hingga dua bulan ke depan akan dilakukan monitoring dan pendampingan untuk memantau perkembangan usaha peserta, terutama pelaku UMKM baru.
"Langkah ini diharapkan mampu menjaga semangat berwirausaha, melahirkan usaha yang berdaya saing, serta memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi Kota Sukabumi," ungkapnya.
Ois


