Breaking News

Lurah Cikole Taufik M Ikhsan"Fokus pada Pemerataan Infrastruktur dan Prioritaskan Layanan Posyandu di 2026


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Pemerintah Kelurahan Cikole, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi, terus mengakselerasi program pembangunan dan pelayanan masyarakat sepanjang 2026. 

Memasuki semester pertama, berbagai kegiatan telah direalisasikan, mulai dari pelayanan pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-SPPT), monitoring Posyandu, hingga penyusunan usulan Program Pemberdayaan Rukun Warga (P2RW).

Lurah Cikole Taufik M. Ikhsan mengatakan, pada semester pertama pihaknya telah membuka layanan pembayaran PBB-SPPT di seluruh RW 1 hingga RW 7. Selain itu, monitoring Posyandu juga dilakukan secara rutin untuk memantau kondisi kesehatan balita sekaligus mengantisipasi stunting di wilayahnya.

"Dengan seringnya kita melakukan monitoring Posyandu, kita bisa memantau kesehatan balita di masyarakat, termasuk memantau tingkat stunting. Memang masih ada beberapa balita yang terdata, namun nanti akan dievaluasi kembali bersama Puskesmas ketika usianya sudah mencapai lima tahun," ujar Taufik pada wartawan, Selasa (7/7). 

Di sektor infrastruktur, Kelurahan Cikole menerapkan konsep pemerataan pembangunan secara bertahap. Setelah pembangunan tembok penahan tanah (TPT) di RW 3 pada 2025, tahun ini pembangunan dilanjutkan di RW 2 dan direncanakan berlanjut ke RW 1 pada tahun berikutnya.

"Untuk capaian infrastruktur, kami menerapkan konsep pemerataan pembangunan dari hulu ke hilir. Tahun 2025 pembangunan TPT sudah dilaksanakan di RW 3, kemudian tahun 2026 dilanjutkan di RW 2, dan mudah-mudahan tahun berikutnya bisa dilaksanakan di RW 1," katanya.

Taufik menambahkan, seluruh perencanaan P2RW di tingkat RW telah selesai disusun dan saat ini tinggal memasuki tahapan pengajuan proposal. Berdasarkan hasil rembuk warga, usulan pembangunan masih didominasi perbaikan jalan lingkungan, drainase, dan TPT, terutama di wilayah RW 1 dan RW 5. 

Ia juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat, termasuk keberhasilan warga RW 5 membangun musala secara swadaya. 

"Hingga semester pertama 2026 pelaksanaan program berjalan cukup baik dengan kendala yang relatif minim karena tingginya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan di lingkungan mereka. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA