DPRD Dorong Kolaborasi Lintas Perangkat Daerah Perkuat Ekonomi Kreatif Kota Sukabumi
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Anggota DPRD Kota Sukabumi Komisi 2, Gundar Kolyubi, mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat sinergi antarperangkat daerah dalam mengembangkan sektor ekonomi kreatif.
Menurutnya, kolaborasi lintas SKPD menjadi salah satu kunci agar program pengembangan ekonomi kreatif dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi para pelaku usaha.
Pernyataan tersebut disampaikan Gundar usai mengikuti kunjungan kerja ke Dinas Pariwisata Yogyakarta selama empat hari, Jumat (3/7/2026).
Ia menilai setiap perangkat daerah dapat mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya dengan berbagi tanggung jawab dalam mendukung kemajuan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi.
"Kolaborasi ini sejalan dengan visi dan misi pemerintah yang ingin memajukan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi. Sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan ruang dan dukungan yang lebih luas bagi para pelaku usaha," ujarnya.
Menurut Gundar, kehadiran pemerintah melalui kebijakan dan program yang terintegrasi akan menjadi faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan sektor ekonomi kreatif. Dengan dukungan yang berkelanjutan, berbagai potensi kreatif yang dimiliki masyarakat dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi baru.
Selain kolaborasi, Gundar menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Ia menilai keberhasilan pengembangan ekonomi kreatif sangat bergantung pada kesiapan pelaku usaha yang memiliki kompetensi dan kemampuan untuk berinovasi.
"Ekonomi kreatif tidak akan berkembang optimal tanpa didukung SDM yang berkualitas dan siap menghadapi tantangan," tegasnya.
Ia juga berharap pemerintah memberikan perhatian terhadap penyediaan sarana dan prasarana yang memadai. Menurutnya, fasilitas pendukung menjadi kebutuhan penting agar pelaku ekonomi kreatif dapat terus meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing.
"Dukungan dalam bentuk sarana dan prasarana akan menjadi modal penting bagi pengembangan ekonomi kreatif di Kota Sukabumi ke depan," pungkasnya.
Ois


