Breaking News

Halalbihalal NasDem, Mulyono Tekankan Penguatan Struktur dan Target Kursi


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Ketua DPD Partai NasDem Kota Sukabumi, H. Mulyono, menegaskan pentingnya penguatan struktur organisasi dalam momentum halalbihalal yang digelar di Kantor DPD NasDem. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan sebagai ajang evaluasi sekaligus mempererat soliditas kader.

Menurut Mulyono, halalbihalal menjadi refleksi atas satu tahun perjalanan partai sekaligus penutup bulan suci Ramadan yang diakhiri dengan Idulfitri.

Ia memastikan secara struktural, kondisi Partai NasDem di tingkat DPD, DPC hingga sayap partai dalam keadaan baik dan terkendali. Bahkan, dalam waktu dekat, pihaknya akan melanjutkan penguatan organisasi hingga tingkat bawah.

“InsyaAllah bulan ini akan dilaksanakan pengutusan DPRT. Di Jawa Barat, NasDem Kota Sukabumi menjadi DPD pertama yang melaksanakan pelantikan pengurus DPC,” ujarnya, Sabtu (4/4/2026). 

Mulyono menekankan bahwa pembenahan struktur partai menjadi kunci utama jika ingin meraih kemenangan dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) mendatang. Ia menyebut, soliditas dan kesiapan organisasi harus menjadi fondasi utama sebelum berbicara target politik.



Terkait target perolehan kursi, Mulyono menilai realistis jika NasDem mampu meningkatkan jumlah kursi di DPRD. Dari sebelumnya tiga kursi, pihaknya menargetkan bisa bertambah menjadi tujuh kursi.

“Kalau target 10 kursi mungkin ada perhitungan tersendiri dari wali kota. Tapi bagi kami, peningkatan menjadi tujuh kursi itu realistis,” jelasnya.

Untuk memperkuat posisi politik partai yang telah berkiprah selama 14 tahun, Mulyono menegaskan pentingnya menjaga kekompakan di semua tingkatan serta membuka ruang komunikasi politik.

“DPD NasDem Kota dan Kabupaten Sukabumi sampai saat ini masih solid. Ke depan tentu kami akan terus membangun komunikasi dan koalisi dengan partai lain, seperti Golkar dan Demokrat,” katanya.

Di sisi lain, ia juga menyoroti beratnya tugas kepala daerah dalam merealisasikan janji politik kepada masyarakat. Menurutnya, seluruh kebijakan harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Tugas wali kota itu berat, bagaimana mewujudkan visi misi kampanye. Ujungnya adalah kesejahteraan masyarakat dengan pendekatan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.

OIS

BACA JUGA BERITA LAINNYA