Breaking News

Awal Tahun 2026, Keuangan Pemkot Sukabumi Surplus, Pendapatan Lampaui Belanja




SUKABUMI-Beritarkspos.com - Realisasi keuangan Pemerintah Kota Sukabumi hingga akhir Februari 2026 menunjukkan kondisi yang cukup sehat. Pendapatan daerah tercatat mencapai Rp227,77 miliar, lebih tinggi dibandingkan belanja yang baru menyentuh Rp169,75 miliar.

Dari sisi pengeluaran, belanja daerah masih difokuskan pada kebutuhan rutin pemerintahan. Belanja barang dan jasa menjadi penyerap anggaran terbesar dengan nilai Rp84,02 miliar, diikuti belanja pegawai sebesar Rp73,53 miliar. Adapun belanja hibah terealisasi Rp9,59 miliar, sementara belanja modal untuk pembangunan dan pengadaan aset baru mencapai Rp2,59 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Sukabumi, Galih Marelia Anggraeni, menyebut capaian pendapatan didorong oleh dominasi dana transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp148,51 miliar.

Selain itu, sektor pajak daerah turut memberikan kontribusi Rp19,35 miliar, yang bersumber dari berbagai jenis pajak seperti reklame, air tanah, PBB-P2, hingga BPHTB. 

"Pendapatan juga diperkuat dari opsen pajak kendaraan bermotor Rp3,80 miliar dan opsen bea balik nama kendaraan Rp1,74 miliar," kata dia, Rabu (25/3/2026). 

Tak ketinggalan, retribusi daerah dari layanan BLUD dan non-BLUD menyumbang Rp5,69 miliar. Sementara itu, komponen lain-lain pendapatan asli daerah yang sah tercatat cukup besar, yakni Rp54,20 miliar.

Jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, pendapatan daerah mengalami pertumbuhan sekitar 16,95 persen. 

Hingga akhir Februari 2026, saldo kas umum daerah tercatat sebesar Rp75,43 miliar, memperkuat posisi fiskal Pemkot Sukabumi di awal tahun anggaran.

015

BACA JUGA BERITA LAINNYA