Breaking News

Ketua Panglawungan Budaya Sunda Ngayakeun Musyawarah Memilih Pengurus Anyar.




SUKABUMI, beritaekspos.com -musawarah bakti sarakan ka hiji panglawungan budaya Sunda silih asah Sili asuh Siliwangi Januari tahun 2022 desa cikembar, kecamatan cikembar.

Pangjejeg  atau pengurus panglawungan budaya Sunda dilaksanakan di gedung sekolah model kecamatan cikembar dihadiri Kabid kebudayaan kabupaten Sukabumi.


Drs.Djuanda ketua panglawungan budaya Sunda mengatakan,  Setelah ini melalui musyawarah ini tujuan nya adalah memilih pengurus baru, tapi nanti sesuai dengan AD ART,"ujarnya kepada beritaekspos.com kamis  06/01/22.

Itu yang menyangkut pada seni budaya Sunda, yang pertama masalah bahasa dan sastra dan aksara Sunda, yang hingga kini belum memasyarakat, di harapkan nanti ada nama jalan -jalan, nama kota, jadi dengan acara-acara Sunda ini,"jelasnya Djuanda.

"Jadi masyarakat itu mengenal, sering -sering melihat barangkali akan tahu dan kenal , misalnya di pintu gerbang antara Sukabumi-cianjur dari Cianjur itu masuk kabupaten Sukabumi itu ada ciri khas ,di gerbang itu di tuliskan selamat datang di kabupaten Sukabumi dengan huruf Sunda, kan itu antik ya bisa menarik wisata.

Jadi ada "sirep "masuk dari kota lain ke kabupaten Sukabumi,belum nanti di dalamnya .

Lanjut kata dia, Melalui pelatihan nanti ada untuk guru-guru nya  juga di latih ,kemudian nanti akan di kembalikan lagi seperti kita aja, kan seperti kita sekarang aja bahasa ibu di rumah itu bukan basa Sunda sekalipun dia orang Sunda,  kebanyakan ibu-ibu nya yang katanya gak keren kalau gak bahasa lain,"bebernya.

"Sehingga hampir di kita mungkin nantinya  akan hilang bahasa Sunda itu , sedangkan bahasa itu kan siren bangsa, jadi program di panglaung itu demikian jadi pelestarian budaya, dan adat istiadat, seperti hal nya begini di tujuan pembangunan provinsi Jawa barat, secara makro kan silih asah silih asih silih asuh, menandakan persatuan  antara antar sesama, itu kalau di biarkan akan hilang begitu saja,"katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan Melalui panglawungan ini di panglawungan sekalipun umurnya di bawah ,tetapi tetap memanggilnya akang ,ceuceu ,jadi tadi itu silih asah silih asih silih asuh  itu .

Justru itu seperti begini, seperti pemerintah para pemimpin di suruh baca berita pake bahasa Sunda katanya takut salah, padahal mau salah mau benar itu kan harus di lakukan membiasakan  kalau tidak di biasakan kapan akan bisa nya bahasa Sunda di kabupaten Sukabumi.

Dia  menambahkan, Panglawungan itu sudah sejak 17 Juni  2015, sekarang agak hampir merosot sedikit -sedikit ,di khawatirkan hilang tergeser oleh budaya luar, seperti masyarakat di hajatan jarang menanggap wayang golek, atau misalnya degungan, sudah jarang Sekarang.

Sebaliknya harus di bina juga seniman seniwati Sunda, perlu bisa mengimbangi kualitas nya dari  seni itu ,sehingga nanti nya akan diraih kembali oleh masyarakat.

"Dari panglawungan itu lah nanti ada kerjasama,dengan tim Casip yang terkait , misalnya ada dengan pariwisata di wisata perlu ada kesenian ini ,di utamakan dari daerah setempat harus di angkat.

Kabid kebudayaan Yanti Rianti
 Menuturkan, Sangat apresiasi sekali, karena ini menjadi mitra kerja membantu tugas -tugas pemerintah dalam kemajuan kebudayaan daerah.

Ini kan yang di susun program 5 tahun ke depan ada bidang kesastraan bidang kesenian, ada kemuseuman dan ada beberapa lagi yang lainnya insyaallah sangat baik sekali dalam meningkatkan mewujudkan pembangunan kemajuan kabupaten Sukabumi.

Kan nanti di tawarkan oleh lembaga panglawungan itu misalnya terkait dengan program  kesenian di kerjasama kan dengan dinas pendidikan, dengan dinas kebudayaan yang lainnya.

Panglawungan terus bersemangat dalam kemajuan -kemajuan terutama kebudayaan sunda,"Tutupnya.

(Ronald A)

BACA JUGA BERITA LAINNYA