Breaking News

SMKN 1 Gunung Guruh Gelar Vaksinasi Yang Kedua




SUKABUMI; beritaekspos.com 
SMKN 1 Gunungguruh Kabupaten Sukabumi mengucapkan terimakasih kepada  rekan -rekan media  yang sudah hadir dalam rangka kegiatan vaksinasi dosis kedua di SMKN1 gunung guruh.

Humas Dan Hubin SMKN 1 Gunung Guruh Kabupaten Sukabumi Legimin Karyo mengatakan, Perlu saya sampaikan bahwa vaksinasi ini sudah yang kedua kalinya, dan Ini vaksinasi dosis kedua dengan sasaran 586 siswa.

"Vaksinasi ke satu ,untuk sasaran yang kedua ini di laksanakan pada tanggal 28 dan 29 Agustus 2021,jumlah siswa kita semuanya itu 1.546 total semuanya yang sudah tervaksinasi sampai hari ini, kalau tidak ada halangan yang akan di Vaksinasi  berjumlah 703 siswa, jadi sisanya masih 800 lebih yang belum tervaksinasi,"ujarnya kepada berita ekspos.com Rabu 06/10/21.


Kita selalu bersinergi dengan teman - teman dari tenaga kesehatan  Dinas pendidikan, serta dari kepolisian untuk selalu bisa  mencari peluang supaya siswa yang 800 lebih belum tervaksinasi segera ada program vaksinasi dosis 1.

Kendala nya selama ini mungkin  kesediaan  Vaksinasi, itu sangat terbatas untuk yang sekarang saja harusnya tanggal 27 kemarin karena vaksinnya kosong tertunda, jadi baru' hari ini bisa terlaksana, itu juga berkat perjuangan Bu kepala Puskesmas Cibolang bersama Pak Boni dari unsur Polsek ,yang mencari peluang vaksin kemana -mana akhirnya dapat bantuan dari polres Sukabumi,dan hari ini kita baru melak lsanakan Vaksinasi sebanyak 586 dosis,"katanya.

"Hari ini untuk tenaga medis nya itu ,kita bekerjasama dengan Puskesmas Cibolang , Kami berharap ke depan nya supaya kita segera terlepas dari pandemi , mudah-mudahan tidak ada lagi masyarakat yang menolak program Vaksinasi, karena Vaksinasi ini ,bertujuan untuk melindungi masyarakat kita.

"Pihak sekolah menyarankan kepada orangtua murid agar segera mendorong anaknya yang belum di Vaksinasi, yang ke 1, supaya untuk ikut vaksinasi, agar di SMKN 1, kalau murid nya sudah di Vaksinasi  bisa  belajar tatap muka dengan baik ,masa pandemi sudah  hampir 2 tahun,kalau  masih seperti ini dan kalau anak -anak belum di vaksin resikonya juga agak tinggi seperti itu,"Tuturnya.

 Ronald A.
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||