Breaking News

Kelurahan Sukakarya Dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi Gelar Penguatan Gizi Seimbang




SUKABUMI, beritaekspose.com -Sosialisasi penguatan gizi seimbang digelar kelurahan Sukakarya dan Dinas Kesehatan Kota Sukabumi di Aula Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi.

Sosialisasi tersebut diberikan kepada perwakilan  warga yang ada di 13 RW di Kelurahan Sukakarya Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi.

Soslisasi tersebut berkolaborasi dengan dinas kesehatan, puskesmas dan kelurahan yang mana kegiatan tersebut bertujuan untuk menyehatkan ibu - ibu yang memiliki balita agar tidak terhindar dari rawan pangan atau gizi buruk.

Lurah  Sukakarya Kota Sukabumi Unang mengatakan. Pihaknya sangat mensupot  sosialisasi penguatan gizi seimbang bagi ibu ibu yang memiliki balita di Kelurahan Sukakarya sebagai pengingat agar balita terhindar dari kekurangan gizi,"ujarnya kepada Berita Ekspos.com Kamis, (07/10/21)


"Karena di  Sukakarya, yang stunting nya banyak, sehingga  kita perlu mengantisipasi  kami mensuport dan mendorong dinas kesehatan agar bisa memberitahukan kepada masyarakat cara memberikan makanan -makanan dan asupan kepada balita apalagi ke ibu hamil secara teratur supaya sehat dan mencegah stunting,"katanya.

Kami sebagai lurah Sukakarya ini, akan terus menyampaikan dan menghimbau di masa PPKM ini harus dengan prokes ketat kalau tidak mau terpapar covid .

Masalah sasaran gizi buruk itu balita ,lansia dan ibu hamil mungkin di sini salah satunya ada yang gizi buruk kami akan berupaya berkolaborasi dengan puskesmas setiap minggunya  harus ada penimbangan -penimbangan di posyandu, katanya.

Jadi setiap minggu nya nanti ada untuk pemberian susu ,kacang,telur  untuk balita dan ibu hamil yang di berikan untuk kesehatan yang di berikan dari puskesmas dan kader posyandu.

Untuk bantuan ke posyandu ada untuk membantu membelikan makanan seperti bubur dan lainnya ,dari tingkat daerah atau provinsi untuk memberikan kesehatan,"jelasnya.

Sementara Kepala Seksi KIA gizi Pada Dinas kesehatan kota Sukabumi dokter nasoka ramli mengatakan. Sosialisasi gizi seimbang fokus diberikan pada ibu balita dan ibu hamil, karena di 1000 hari pertama kehidupan .

"1000 hari pertama kehidupan itu pada masa kehamilan 9 bulan ,sampai balita usia 2 tahun yang utama ,itu terjadi pembentukan otak maksimal sampai 90 persen .

"Nah bagaimana 1000 hari pertama kehidupan itu nutrisinya terpenuhi, kegiatan ini sebetulnya kegiatan yang di selenggarakan oleh dinas kesehatan provinsi Jawa barat bekerjasama dengan dinas kesehatan kota Sukabumi,untuk mensosialisasikan kepada ibu hamil dan ibu balita .

Salah satu tujuan yang lain , sebenarnya untuk menurunkan angka stunting jadi stunting itu menjadi prioritas nasional bapak presiden Jokowi ,sebetulnya kegiatan ini bagian dari itu,"tandasnya. 

(Ronald A)
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||