Breaking News

Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat Dapil 3, Serap Aspirasi Masyarakat Pada Momen Reses




SUKABUMI KOTA, beritaekspos.com - 
Anggota DPRD Fraksi Partai Demokrat Sosialisasi Reses masa Persidangan ke 1 (Satu). Di dua titik bertempat di jalan Parigi Nyomplong Kecamatan Warudoyong Kota Sukabumi,kamis,(2/9/2021).

H.Deden  Solehudin,S.Ag.,M.M,
Anggota DPRD Kota Sukabumi, Fraksi Partai Demokrat, mengatakan, kegiatan DPRD, secara serempak di lakukan sesuai hasil rapat badan musyawarah, dari tanggal. 2, sampai 5 September 2021,yang tersebar di tiga (3) dapil, yaitu dapil 1,dapil 2 dan dapil 3.ujarnya ke Berita Exspos.

Tujuan  dari masa Persidangan ini adalah untuk menerima aspirasi masyarakat untuk di jadikan bahan pertimbangan nanti yang akan di sampaikan ke Walikota melalui pimpinan DPRD. 

Barusan yang di sampaikan di sini ada beberapa hal, diantaranya kaitan dengan nasib komunitas para seniman, terutama para musisi, sekarang kan seolah kegiatan Para seniman itu  tertunda, dirumahkan
dan  kegiatan -kegiatan lainya juga tertunda karena kondisi pandemi. 

"Harapan para seniman ingin segera di buka kembali, kemudian yang kedua yang menyangkut masalah vaksin, sekarang vaksin itu kan di mana -mana masuk ke mall saja harus punya kartu vaksin , ke tempat -tempat yang lain pun harus ada kartu vaksin. 

Masih kata H.Deden."Sementara masyarakat  belum semuanya di Vaksinasi, nah ini kan bagaimana solusinya, terutama Warga masyarakat yang sampai saat ini belum di vaksin ". 

Dan yang ketiga masalah pendidikan, pendidikan sekarang inginnya segera PTM, jadi pembelajaran tatap muka tetap mengindahkan tentang protokol kesehatan, supaya anak-anak juga barang kali lebih terawasi, kemudian juga anak -anak belajar karena sudah satu tahun setengah, ibu-ibu nya juga merasa jenuh, karena mungkin sudah terlalu lama, mungkin ini 3 harapan tadi. 

 H,Deden, juga menjelaskan terkait masalah bantuan sembako, masalah bantuan itu terkesan tidak merata, sehingga bagaimana yang tidak dapat, dan ini juga barangkali perlu, ada solusi bagaimana ada pendataan sehingga tidak hanya bertumpu pada seseorang, tapi mereka yang masuk misbar, (miskin -miskin baru ) harus terakomodir mendapat bantuan -bantuan dari pemerintah dalam rangka membantu seperti kondisi sekarang. 

 H.Deden menambahkan untuk pendidikan.Tatap muka itu sekarang kita sudah masuk  level 3,sesuai dengan apa yang di sampaikan mentri pendidikan dan kebudayaan nasional, sekarang sudah boleh di lakukan tatap muka, tapi itu tetap bagaiamana pun tergantung kebijaksanaan pemerintah Daerah 

Mungkin Sekarang  sudah di bahas oleh pak Walikota dengan unsur muspida, pihak terkait dan lain-lainnya, sehingga  proses tatap muka, apa memang sekaligus ataupun bagaimana, dan ini juga butuh proses waktu, karena perlu di verifikasi data-data sekolah mana yang sudah siap, dari sisi prokes, katanya.

apa sudah ada satgas Covid nya, apakah 3m nya sudah di siapkan, ruangan nya sudah siap, dan apakah guru nya sudah di vaksin, sebetulnya itu salah satu persyaratan sehingga tidak mungkin secara keseluruhan, dan tetap mengikuti waktu belajar tidak lebih dari 2 jam. 

Kemudian kantin juga di tutup supaya tidak ada kerumunan, mudah -mudahan wilayah kita segera  turun ke level 2 supaya segala kegiatan masyarakat kembali seperti  semula,pungkasnya.

 Ronald A.
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||