Breaking News

9 Kelurahan Di Kota Sukabumi Mendapatkan Bantuan RTLH Sebanyak 610 Unit




SUKABUMI, beritaekspos.com -
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Sukabumi - terus tingkatkan pelayanan  Untuk kegiatan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH).di Kota Sukabumi,pada tahun anggaran 2021.

pemerintah kota sukabumi, mendapatkan bantuan sebanyak 610 unit,RTLH dengan total anggaran keseluruhan Rp. 10.675.000.000.,(sepuluh milyar enam ratus tujuh puluh lima juta), dengan bantuan perunit nya Rp. 17.500.000(tujuh belas juta lima ratus ribu). ujarnya ke Berita Expos.pas ditemui diruang kerjanya.

Kepala Seksi ( Kasi)  Dinas perumahan tata ruang dan pemukiman Kota Sukabumi Yusuf Cherry, SH.,M.H saat ditemui Berita Exspos Com, mengatakan adapun  teknis pelaksanaan nya sampai saat ini, masih dalam tahap sosialisasi dan terus koordinasi dengan Dinas Pemukiman Provinsi Jawa Barat, untuk persiapan penerima bantuan rumah rutilahu di Kota Sukabumi,katanya.

Masih kata Yusup,  tinggal menunggu realisasi pencairan anggaran yang rencana nya, hasil dari zoom meeting kemarin, Mudah-mudahan tidak ada kendala serta hambatan pada bulan Agustus tahun 2021, alhamdulillah di Kota Sukabumi, setiap tahun mendapat  bantuan Rumah Tidak Layak Huni(RTLH) dari Pemerintah Provinsi Jawa barat.


Adapun untuk lokasi -lokasinya, bantuan yang sekarang akan di laksanakan di 9(sembilan ) kelurahan, yang pertama Kelurahan Baros, kedua Limusnunggal, Kelurahan Babakan, Kelurahan Cibereum hilir, Kelurahan Gedong Panjang, Kelurahan  Sudajaya hilir, Kelurahan Jayamekar, Kelurahan Jayaraksa dan Kelurahan Selabatu. Yang masing-masing  Kelurahan untuk unit nya bervariasi, ada yang 50, Yunit,samapai 80, Yunit per kelurahan. 

Adapun rincian "nilai bantuan Rp, 17.500.000 , tersebut untuk bahan matrial sebesar Rp. 16.500.000,untuk upah Rp. 700.000 dan untuk operasional BOP BKN sebesar Rp. 300.000."jelasnya.

Yusup, menambahkan kami dari dinas PUPR, mudah -mudahan pelaksanaan kegiatan rutilahu bisa komprehensip dan sinegritas dengan bantuan provinsi ini berjalan dengan lancar, sesuai dengan harapan Pemerintah Kota Sukabumi , masyarakat berpenghasilan rendah dapat terbantu dengan kegiatan perbaikan rumah tidak layak huni ini  meskipun bantuan tersebut, memerlukan swadaya dari, masyarakat itu sendiri agar kebutuhan dapat terpenuhi. 

Untuk ke depan nya,  kami berharap dari Dinas PUPR,akan  tetap berupaya semaksimal mungkin, untuk mengajukan permohonan bantuan  , untuk program rutilahu ini, karena di lapangan masih banyak, masyarakat yang perlu di bantu mengenai perbaikan RTLH,ungkapnya Yusup.

"Dan Kami juga saat ini sedang mengajukan ke pihak dinas provinsi Jawa Barat, untuk tahun 2022, masing -masing kelurahan sebanyak 50 unit rumah, dan sekarang, masih  melakukan pendataan di 33, Kelurahan,  kami harap bisa sinegritas dengan data DTKS kemensos, yang ada di kota sukabumi, dengan melibatkan petugas PKH, dan petugas lapangan yang sudah terbentuk di Dinas pungkasnya.

(Ronal,A).

|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||