Breaking News

Camat Purabaya Nunung Nurhayati Berharap: Masyarakat Bisa Memahami Kebijakan Pelarangan Mudik




SUKABUMI, beritaekspos.com - 
Camat Purabaya dan Forkopimda terus melakukan seruan, dan kerjasamanya Kepada masyarakat Purabaya, yang ada perantauan,agar tetap, jangan memaksakan mudik, Camat menilai kebijakan yang tertuang dalam Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 13 Tahun 2021 ini sudah tepat dan pilihan strategis sebagai upaya besar mengantisipasi munculnya kasus baru Covid-19.selasa(11/5/2021).

Camat Purabaya Nunung Nurhayati,  mengatakan, kebijakan larangan mudik sebenarnya dikeluarkan untuk kebaikan, bukan melarang masyarakat untuk bersilaturahmi. Dengan kondisi pandemi covid-19 yang belum Usai, terlalu berisiko untuk membiarkan masyarakat melakukan mudik, sebab dikhawatirkan akan membuat berbagai klaster baru di Daerah.

“Kebijakan ini sangatlah taktis sebagai pencegahan melonjaknya kasus baru Covid-19 selama Idul Fitri. Bagi sebagian pihak, mungkin ini tidak mudah untuk diterima, tapi kami melihat justru ini bagian langkah nyata pemerintah melindungi keselamatan jiwa masyarakat, terutama kaum Muslimin,"

Nunung pun berharap, masyarakat bisa memahami kebijakan pelarangan mudik tersebut. Sebab, di tengah Vandemi saat ini, yang patut diutamakan adalah keselamatan jiwa, bukan sekadar bergembira bertemu sanak keluarga.

"Untuk sementara, agar silaturahim tetap terjaga, bisa dijembatani dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial( Medsos)."

“Dengan melakukan sosialisasi Himbauan dan Seruan Pemerintah terkait Kebijakan Larangan Mudik Lebaran dengan pemasangan Banner di setiap Kantor dan jalan protokol diharapkan dapat menyadarkan masyarakat akan pentingnya keselamatan bersama,” ucap Nunung.

Kebijakan larangan mudik sebenarnya dikeluarkan untuk kebaikan, bukan melarang masyarakat untuk bersilaturahmi. Dengan kondisi pandemi covid-19, terlalu berisiko untuk membiarkan masyarakat melakukan mudik, sebab dikhawatirkan akan membuat berbagai klaster baru di Daerah.

Kebijakan ini sangatlah taktis sebagai pencegahan melonjaknya kasus baru Covid-19 selama Idul Fitri. Bagi sebagian pihak, mungkin ini akan Sulit untuk diterima, tapi kami melihat justru ini bagian langkah nyata pemerintah melindungi keselamatan jiwa masyarakat, terutama kaum Muslimin, pungkasnya, 

OIS/Dun.
|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||