Breaking News

Rumah Seorang Seniman Terbakar Hanguskan Satu Rumah




Garut, beritaekspos.com - 
Kebakaran yang menghanguskan satu rumah milik seorang seniman bambu, bertempat di Kampung Patrol Rt.01/09 Desa Dangder Kecamatan Banyuresmi Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat. Selasa, 16/02/2021. Pukul 19.⁰⁵ Wib.

Turut hadir dalam proses pemadaman kebakaran, Dani Ramdani (Kasi Damkar), Wawan Sobarwan (Kabid Damkar), Wandini Penanggung Jawab Mobil Rescue, Babinkamtibmas Desa Dangder Brifka Ari, Babinsa Sertu Taufik, dan Enam Anggota Polsek Banyuresmi.


Petugas Damkar Wandini, menjelaskan kepada Awak media, saat kami datang untuk mengevakuasi korban kebakaran, api sudah mulai padam, tadi sudah kami pastikan titik pertama sumber adanya api, ke semua lokasi kebakaran, dan sudah dilakukan penyemprotan ulang, ujarnya.

Menurutnya adanya keterlambatan itu faktor titik lokasi dipenghujung perkampungan, dan jalur transportasi berbelit-belit. Kami sebagai petugas menilai dengan adanya kesigapan warga, Alhamdulillah tidak terjadi rembetan ke rumah sebelah yang berdampingan yang cukup padat, tandasnya.

Salah seorang saksi Sohati (50) menjelaskan, "Kebakaran terjadi sekitar pukul 17.⁴⁵ ketika itu saya sedang menyiram bunga, terdengar ibu Hayati (53), (Orang tua korban) meminta tolong, ketika Saya lihat kobaran api sudah ada diatas pelapon, ucapnya

Lanjut Sohati korban bernama Adon (37), bersama keluarganya; Istri, Ai Sundari (32), dan Anak, Andara Putri (6), sedang berada diluar rumah, sehingga tidak ada korban jiwa, tetapi satu rumah hangus terbakar dalam wakatu satu jam, ujarnya.

Pemilik Rumah Adon (37) menyapaikan, "Awalnya kebakaran saya tidak tau, karena sedang keluar rumah bersama keluarga", sementara untuk total kerugian belum dihitung, karena isi rumah dibagian atas semua terbakar.

Begitupun mengenai penyebab kebakaran belum bisa dipastikan sumbernya, tetapi pada waktu itu semua lampu penerangan sebagian sudah menyala" paparnya.

Menurutnya, api dipadamkan oleh waraga masyarakat bersama Babinsa, Babinkamtibmas, petugas PLN, dan dibantu pemadam kebakaran, untuk antisipasi merembet ke rumah tetangga yang berdekatan, ujarnya.

Dengan kejadian ini Saya berharap ada bantuan dari Pemerintah serta partisipasi semua pihak. Untuk sementara ini kami tinggal dirumah sauadara, untuk menenangkan dan mengamankan, tuturnya.

Ditempat terpisah Ketua Rw.09 Adi Sukardi (78) berharap rumah Adon (korban) bisa segera dibangun kembali, baik dibantu oleh sewadaya masyarakat maupun dibantu oleh Pemerintah Desa, mungkin besok akan diadakan pembersihan puing-puing bangunan, tandasnya.

Sementara menurut salah satu kader PKK Irawati (36) menuturkan, "Adon (korban) merupakan salah seorang seniman kerajinan bambu, pembuat lukisan kaligrafi, selain itu kerajinannyapun sudah terkenal Kemanca Negara yang dipromosikan oleh Ibu  Gita Pradita. Pungkasnya.


(Beni)

|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||