Breaking News

KABID PFM Dinsos Garut : Segera Adakan Pertemuan Dengan Pihak Bank Mandiri Bahas Kartu BPNT Baru 2021




Garut, beritaekspos.com - 
Kepala bidang penaganan fakir miskin Dinas Sosial Kabupaten Garut H. Robiul Awaludin, S.Sos, saat ditemui di Kantor Dinas Sosial Jln. Patriot No 14, Kecamatan Tarogong Kidul Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat, Selasa, 02/02/2021, pukul 14.⁴⁵ Wib.

H. Robiul Awaludin, S.Sos selaku Kepala bidang penanganan fakir miskin menjelaskan, "Mengenai migrasi kartu BPNT Bank BNI ke Bank Mandiri, sesuai data yang diterima dari Koordinator Daerah (Korda) program sembako Kabupaten Garut, total KPM Eksisting Bank BNI (kartu BPNT lama) ke Bank Mandiri (Kartu BPNT Baru) berjumlah 185.458 Keluarga Penerima Manfaat (KPM), ucapnya.

Lanjut H. Robiul Awaludin, S.Sos, "Mengenai proses penyaluran kartu BPNT baru Bank Mandiri ketiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan segera berkoordinasi dan akan mengadakan pertemuan untuk pembahasan dengan pihak Bank Mandiri setelah adanya data KPM dari pihak Kementerian Sosial RI, tuturnya.

Begitupun mekanisme penyaluranya disesuaikan dengan kesiapan pihak Bank Mandiri untuk pendistribusiannya. Kami akan sangat lebih berhati-hati karena program penerima BPNT itu menyangkut hak hajat hidup banyak, tegasnya.


Koordinator Daerah (Korda) program sembako Kabupaten Garut Wina Winarti, SE, menambahkan,"Mengenai data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk penerima kartu BPNT Bank Mandiri data lengkap dari Kementerian Sosial itu belum kami terima, ungkapnya.

Lebih lanjut walupun Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sudah tercetak oleh Bank Mandiri pusat yang telah diserahkan ke pihak Bank Mandiri Garut", Kami menunggu surat resmi untuk pendistribusianya, walaupun informasi sementara sudah diterima dari Koordinator Wilayah (Korwil) lewat pesan Whatsapnya boleh diditribusikan oleh pihak Bank Mandiri, imbuhnya

Mengenai jumlah data Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang berjumlah 180.000 yang sudah tercatak oleh Bank Mandiri Pusat, untuk tahun 2021 mudah-mudahan data KPM nya sudah sesuai BNBA, karena sebelumnya data awal masih ada data ganda, baik data ganda identik maupun data ganda KK yang telah diperbaharui pada tahun 2020, ujarnya

Untuk data pastinya menunggu hasil dilapangan setelah pendistribusian oleh pihak Bank Mandiri sesuai pemilik atau yang berhak yang ada ditiap Desa. Oleh karena itu untuk seluruh KPM dimohon untuk bersabar agar semua kartu yang diberikan sesuai By Name By Address (Nama Jelas Alamat Jelas). Begitu juga untuk proses pendistribusian kepada tiap KPM kita laksanakan berdasarkan Pedum (Pedoman umum), tandasnya.

Ditempat terpisah salah satu KPM bernama Cucun, yang terindikasi data ganda identik memiliki kartu PKH dan karena BPNT Bank BNI, mengeluhkan sampai saat ini hampir delapan Bulan tidak menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), tetapi untuk PKH nya tetep masih menerima, ucapnya.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Pak Zaenal selaku pendamping PKH Desa Bagendit yang telah membenarkan data keluarga saya karena nama saya ada dua nama Cucun dan Cucum. Begitu juga saya mengucapkan terima kasih kepada pihak Bank Mandiri yang telah memberikan kartu BPNT perluasan 2020 untuk ibunya.

Dengan adanya Kartu BPNT Bank Mandiri pihak keluarga sangat terbantu, Alhamdulillah sampai saat ini tetap menerima sembako non tunai dengan nominal Rp.200.000 (Duartus ribu rupiah) berupa beras, telor, daging, tahu tempe dan buah-buahan. Pungkas Cucun.

(Beni)

|| BACA JUGA BERITA LAINNYA ||