Breaking News

Jalan Merbabu Dianggarkan Rp16 Miliar, Realisasi 2026 Atau 2027 Masih Tanda Tanya


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Rencana pembangunan Jalan Merbabu di Kota Sukabumi dengan anggaran sekitar Rp16 miliar ternyata belum sepenuhnya memberikan kepastian bahwa proyek tersebut dapat direalisasikan pada 2026.

Hal itu tersirat dari pernyataan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat H. Yusuf Ridwan atau Kang Datep, yang menyebut pelaksanaan pembangunan masih bergantung pada sisa waktu yang tersedia hingga akhir tahun, usai acara Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan, Minggu (13/9). 

Datep sebelumnya menyampaikan bahwa Pemprov Jawa Barat pada 2026 menyiapkan sekitar Rp3,4 triliun untuk pembangunan jalan dan Penerangan Jalan Umum (PJU) di berbagai daerah di Jawa Barat.

Untuk Kota Sukabumi, salah satu alokasi yang disebut adalah penanganan Jalan Merbabu dengan nilai sekitar Rp16 miliar. 

Anggaran tersebut berasal dari aspirasi enam anggota DPRD Jabar dari enam partai, yakni Golkar, Gerindra, PKS, PAN, PDIP dan PPP.

Namun, ketika ditanya mengenai kepastian pelaksanaan pembangunan Jalan Merbabu pada tahun ini, Datep justru memberikan sinyal bahwa realisasinya belum dapat dipastikan.

“Paling lambat ruas jalan vital itu selesai sebelum Desember 2026. Sekarang kita akan lihat di sisa waktu ini apakah akan dikerjakan atau tidak,” ujar Datep.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa meski anggaran dan rencana pembangunan telah disampaikan, pelaksanaan fisiknya masih menjadi tanda tanya. 

Dengan waktu 2026 yang terus berjalan, peluang pekerjaan bergeser ke tahun berikutnya pun terbuka apabila proses pelaksanaan tidak dapat direalisasikan sesuai target.

Datep mengatakan, rencana perbaikan Jalan Merbabu sebelumnya juga menjadi kesepakatan langsung dengan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki.

“Alhamdulillah, kami sudah bertemu dengan Pak Wali. Beliau menginginkan pada tahun ini Jalan Merbabu bisa segera diperbaiki,” katanya.

Dengan demikian, persoalan Jalan Merbabu kini bukan lagi sekadar soal tersedianya anggaran, tetapi juga bagaimana memastikan anggaran tersebut benar-benar berujung pada pekerjaan fisik di lapangan.

Jika hingga akhir 2026 belum terealisasi, maka masyarakat tentu masih harus menunggu kepastian kapan ruas jalan yang dinilai vital tersebut benar-benar mendapatkan penanganan.

Artinya, Rp16 miliar untuk Jalan Merbabu sudah disebutkan dalam rencana, tetapi kapan proyek itu benar-benar dikerjakan masih menunggu kepastian. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA