Breaking News

Polresta Karawang Gelar Sosialisasi Pilkades Serentak Secara Elektronik/Digital Tahun 2026




KARAWANG," Beritaekspos.com – Pemerintah Kabupaten Karawang menggelar kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara Elektronik/Digital Kabupaten Karawang Tahun 2026, Selasa (18/8/2026), bertempat di Aula Husni Hamid, Komplek Pemerintah Daerah Karawang. Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 12.00 WIB dan dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, para camat, kepala desa, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta pihak terkait lainnya.

Kapolresta Karawang Kombes Pol. Mario Prahatinto, menyampaikan bahwa Polresta Karawang mendukung penuh pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026, khususnya dalam memastikan seluruh tahapan dapat berjalan aman, tertib, transparan, dan kondusif. Sinergitas antara pemerintah daerah, TNI-Polri, panitia pemilihan, pemerintah desa, BPD, serta seluruh elemen masyarakat menjadi hal penting untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat desa.

Dalam kegiatan tersebut disampaikan bahwa sosialisasi dilaksanakan untuk memberikan pemahaman sekaligus menyamakan persepsi kepada seluruh pihak terkait mengenai ketentuan, tahapan, serta mekanisme pelaksanaan Pilkades Serentak secara Elektronik/Digital di Kabupaten Karawang Tahun 2026.

Pilkades Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Karawang direncanakan dilaksanakan di 67 desa yang tersebar di 25 kecamatan dengan menggunakan sistem elektronik atau digital. Penerapan sistem tersebut diharapkan dapat mendukung proses pemilihan yang efektif, transparan, akuntabel, aman, serta mudah diawasi oleh seluruh pihak.

Bupati Karawang H. Aep Saepuloh dalam sambutannya menegaskan bahwa Pilkades bukan sekadar proses memilih kepala desa, tetapi merupakan bagian penting dalam mewujudkan kepemimpinan desa yang demokratis, transparan, dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Seluruh panitia dan pihak yang terlibat juga diharapkan dapat bekerja secara profesional, netral, dan berintegritas serta memastikan seluruh tahapan dilaksanakan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, setiap proses harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan terbuka sehingga masyarakat merasa aman, nyaman, serta memiliki kepercayaan terhadap proses maupun hasil Pilkades.

Kegiatan sosialisasi juga diisi dengan penayangan video mengenai pelaksanaan Pilkades secara elektronik/digital, dialog interaktif, serta simulasi penggunaan alat peraga pemilihan kepala desa secara elektronik/digital. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan gambaran secara langsung mengenai mekanisme pemilihan yang akan diterapkan.

Melalui sosialisasi dan koordinasi yang dilakukan sejak awal, seluruh pihak diharapkan memiliki pemahaman yang sama serta mampu menjaga pelaksanaan Pilkades Serentak Tahun 2026 agar berlangsung aman, tertib, lancar, demokratis, dan bebas dari potensi konflik.

(Jajang S) 

BACA JUGA BERITA LAINNYA