Breaking News

Dari Balai Kota ke Ruang Kader, Achmad Fahmi Turun Gunung! Bicara Politik di PKS Sukabumi


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Dari ruang pemerintahan ke ruang kaderisasi. Mantan Wali Kota Sukabumi periode 2018-2023, Achmad Fahmi, kembali tampil di tengah kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Sukabumi dalam Training Orientasi Partai (TOP), Sabtu (8/8/2026).

Kehadiran Fahmi dalam forum kader tersebut tidak sekadar menjadi bagian dari agenda organisasi. 

Pengurus DPP PKS itu membawa pesan tentang bagaimana politik semestinya dipahami lebih luas, bukan hanya sebagai aktivitas lima tahunan ketika pemilu atau pilkada digelar.

Menurut Fahmi, politik justru sangat dekat dengan kehidupan masyarakat karena berbagai keputusan yang menyangkut kepentingan publik lahir melalui proses politik. Karena itu, kader perlu memahami politik sebagai sarana memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Politik itu penting. Kehidupan kita tidak bisa lepas dari politik,” kata Fahmi saat memberikan materi dalam TOP PKS di DPD PKS Kota Sukabumi.

Fahmi menilai pemahaman masyarakat terhadap politik selama ini masih kerap dibatasi pada kontestasi elektoral. 

Padahal, setelah pemilu selesai, persoalan politik tetap berlangsung melalui proses penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan yang berdampak langsung terhadap kehidupan warga.

Ia kemudian mencontohkan fungsi anggota DPRD yang menerima berbagai aspirasi masyarakat. 

Persoalan warga, kata Fahmi, tidak berhenti pada penyampaian keluhan, tetapi perlu diperjuangkan melalui jalur politik agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan.

“Ketika masyarakat memiliki persoalan, ada ruang untuk menyampaikan aspirasi. Aspirasi itu kemudian diperjuangkan melalui jalur politik agar bisa melahirkan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Fahmi juga menyinggung praktik hari aspirasi yang dilakukan Fraksi PKS DPRD Kota Sukabumi. 

Menurutnya, ruang tersebut penting untuk memastikan persoalan masyarakat dapat dihimpun, dibahas, dan diperjuangkan melalui lembaga legislatif.

Bagi Fahmi, keberpihakan politik pada akhirnya harus dapat terlihat dari kebijakan yang dihasilkan. 

Ia menegaskan kebijakan yang baik membutuhkan proses perjuangan yang benar serta berangkat dari kebutuhan masyarakat.

“Kebijakan yang baik lahir dari sesuatu yang diperjuangkan secara benar,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS Kota Sukabumi Danny Ramdhani mengatakan TOP merupakan bagian dari pembinaan untuk memperkuat kapasitas kader, relawan, dan saksi tempat pemungutan suara (TPS). 

Ia menyebut penguatan sumber daya manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga keberlangsungan organisasi.

“Para relawan dan saksi di TPS memegang peran yang amat strategis,” kata Danny yang juga Ketua Fraksi DPRD Kota Sukabumi.


Menurut Danny, relawan menjadi ujung tombak yang membawa gagasan dan semangat pelayanan partai kepada masyarakat. 

Sementara saksi TPS bertugas mengawal amanah masyarakat dalam proses pemungutan dan penghitungan suara.

“Para saksi TPS adalah garda terdepan penjaga amanah rakyat yang memastikan setiap suara terkawal dengan jujur, adil, dan bermartabat,” ujarnya.

Danny menambahkan, pembinaan kader tidak boleh berhenti pada penguatan struktur organisasi. 

PKS, kata dia, terus melakukan pembinaan melalui Unit Pembinaan Anggota (UPA) agar kader, relawan, dan saksi memiliki integritas, militansi, serta kompetensi dalam menjalankan tugasnya.

“Kami berkomitmen memberikan pembinaan yang berkesinambungan melalui UPA. Kami ingin memastikan setiap kader, relawan, dan saksi terus bertumbuh menjadi pribadi yang berintegritas tinggi, bermilitansi kuat, kompeten, dan senantiasa hadir melayani masyarakat,” katanya.

TOP PKS Kota Sukabumi tersebut turut dihadiri Anggota DPR RI Fraksi PKS Slamet, Achmad Fahmi, Danny Ramdhani, Sekretaris DPD PKS Kota Sukabumi Abdul Kohar, Ketua MPD PKS Kota Sukabumi Abdul Fatah serta para peserta TOP. 

Bagi PKS, forum tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kaderisasi sekaligus membangun pemahaman bahwa kerja politik tidak berhenti pada perebutan suara, tetapi berlanjut pada perjuangan aspirasi dan pelayanan kepada masyarakat. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA