Breaking News

DPUTR Kota Sukabumi Jalan Prana Targetkan Rampung Maksimal 120 Hari, Ahmad Farid Fraksi PKS Akan Kawal Betonisasi


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Pemerintah Kota Sukabumi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) mulai melaksanakan proyek betonisasi Jalan Prana sebagai upaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus memperlancar arus lalu lintas di kawasan tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kota Sukabumi, Hendri Yoswara, menjelaskan pekerjaan betonisasi akan dilaksanakan sepanjang 665 meter dimulai dari kawasan Jalan Siliwangi hingga titik STA 665. 

Kondisi lebar jalan di lokasi bervariasi, yakni antara 4 meter, 5 meter, hingga 6 meter, sehingga pelaksanaan pekerjaan akan menyesuaikan kondisi eksisting di lapangan.

Hendri menjelaskan, konstruksi yang digunakan mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan. 


Lapisan beton utama memiliki ketebalan 20 sentimeter dan didukung lean concrete atau beton dasar setebal 5 sentimeter agar struktur jalan lebih kuat dan memiliki umur layanan yang lebih panjang.

"Pelaksanaan pekerjaan diberikan waktu maksimal 120 hari kalender. Durasi tersebut merupakan standar teknis agar mutu beton benar-benar mencapai kekuatan yang direncanakan sebelum dilalui kendaraan dengan beban lalu lintas tinggi," ujarnya, Jumat (17/7). 

Meski demikian, kata Hendri, pihak penyedia jasa berupaya mempercepat penyelesaian proyek melalui metode fast track dengan memanfaatkan bahan aditif khusus pada campuran beton tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.

Proyek betonisasi Jalan Prana dikerjakan CV Makmur Sentosa sebagai penyedia jasa konstruksi dengan pengawasan dari konsultan Grandy and Friend. Nilai kontrak pekerjaan mencapai sekitar Rp2,176 miliar.

DPUTR juga memastikan pelaksanaan proyek telah dikoordinasikan bersama masyarakat, khususnya warga Perumahan Prana yang terdampak langsung oleh penutupan jalan selama proses pengecoran.

Selama masa penutupan yang diperkirakan berlangsung sekitar dua minggu, akses kendaraan warga tetap akan diatur secara bergantian berdasarkan kesepakatan antara pelaksana proyek dan masyarakat. 

Skema tersebut disiapkan agar aktivitas warga tetap berjalan dan gangguan mobilitas dapat diminimalkan.

Hendri berharap proyek betonisasi ini dapat selesai sesuai target dengan tetap mengedepankan kualitas konstruksi. 

Setelah rampung, Jalan Prana diharapkan menjadi akses yang lebih aman, nyaman, dan mampu mendukung kelancaran mobilitas masyarakat serta mengurangi potensi kerusakan jalan dalam jangka panjang.


Dalam kegiatan sosialisasi proyek, Anggota DPRD dari Fraksi PKS, Ahmad Farid, bersama tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa Jalan Perana merupakan jalur strategis yang menghubungkan kawasan Ciaul, Taman Asri, hingga Ciaul Pasir menuju pusat Kota Sukabumi. Selama beberapa tahun terakhir, kondisi jalan mengalami kerusakan sehingga kerap dikeluhkan masyarakat.

Menurut Ahmad Farid, pemerintah akhirnya menjadikan Jalan Perana sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur. Berbeda dengan penanganan sebelumnya yang hanya berupa tambal sulam, kali ini perbaikan dilakukan menggunakan konstruksi beton agar memiliki daya tahan lebih lama.

"Alhamdulillah, aspirasi masyarakat akhirnya terealisasi. Jalan Perana yang selama ini rusak kini mulai diperbaiki dengan sistem beton sehingga diharapkan kualitasnya lebih baik dan usia pakainya lebih panjang," ujarnya.

Selain peningkatan kualitas jalan, masyarakat juga berharap pembangunan dilengkapi dengan fasilitas Penerangan Jalan Umum (PJU). Kehadiran lampu jalan dinilai penting untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

Sosialisasi tersebut juga membahas pengaturan lalu lintas selama proses pembangunan berlangsung. Pemerintah bersama pelaksana proyek akan menyiapkan rekayasa arus kendaraan, jalur alternatif, serta kantong parkir guna meminimalkan dampak terhadap aktivitas masyarakat.

Berdasarkan kontrak kerja, proyek perbaikan Jalan Perana ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kerja. Meski demikian, Ahmad Farid berharap pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat lebih baik apabila seluruh proses berjalan sesuai rencana.

Ia menegaskan akan terus mengawal pelaksanaan proyek hingga selesai agar mutu pekerjaan tetap terjaga dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Kami akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek ini, sehingga hasilnya sesuai harapan warga dan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat," tegasnya.

Tokoh masyarakat setempat turut mengapresiasi dengan dimulainya pembangunan Jalan Perana. Mereka berharap proyek berjalan lancar tanpa hambatan sehingga akses transportasi menjadi lebih baik, kemacetan dapat berkurang, dan aktivitas ekonomi masyarakat semakin meningkat. 

Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA