Wali Kota Bentuk Satgas Baru untuk Perkuat Pengawasan Program MBG
SUKABUMI-Beritaekspos.com - Pemerintah Kota Sukabumi memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui rapat koordinasi bersama 55 perwakilan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Sukabumi di Balai Kota Sukabumi, Kamis (11/6/2026).
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki sekaligus memperkenalkan susunan baru Satuan Tugas (Satgas) MBG yang akan mengawal pelaksanaan program di lapangan.
Ayep Zaki menjelaskan, rapat koordinasi tersebut merupakan bagian dari upaya monitoring dan evaluasi agar pelaksanaan program nasional pemenuhan gizi masyarakat berjalan sesuai regulasi dan standar yang telah ditetapkan pemerintah.
Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh tahapan pelaksanaan program berjalan dengan baik, mulai dari pengadaan bahan baku, distribusi, hingga kualitas makanan yang diterima para penerima manfaat.
Dalam rapat tersebut, Ayep juga melakukan pengecekan terhadap sejumlah aspek teknis, termasuk kualitas beras yang digunakan oleh penyelenggara program. Dari hasil pengecekan, diketahui bahwa beras yang digunakan merupakan beras premium dengan harga sekitar Rp16 ribu per liter.
Ia menegaskan bahwa kualitas bahan pangan harus tetap terjaga dan tidak boleh dikurangi karena berpengaruh langsung terhadap mutu makanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Standar yang digunakan adalah beras premium. Ini harus terus diawasi agar kualitasnya tetap sesuai ketentuan dan tidak mengalami penurunan,” ujarnya.
Selain membahas evaluasi pelaksanaan program, Pemkot Sukabumi juga memperkenalkan struktur baru Satgas MBG.
Kepala BKPSDM Kota Sukabumi Taufik Hidayah ditunjuk sebagai ketua satgas, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Ida Halimah dan Kepala Dinas Pendidikan Novian Riandi sebagai wakil ketua. Sementara posisi sekretaris diemban oleh Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Sukabumi.
Pembentukan satgas tersebut diharapkan mampu memperkuat koordinasi antarperangkat daerah dalam melakukan pengawasan dan pendampingan terhadap pelaksanaan Program MBG.
Dengan sistem pengawasan yang lebih terintegrasi, Pemerintah Kota Sukabumi optimistis Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat penerima manfaat di Kota Sukabumi.
Ois

