Breaking News

Sambut Aspirasi Alumni, Anggota DPRD Karawang Mulyadi Siap Kawal Pembangunan Ruang Kelas Baru di SD Cengkong




KARAWANG," Beritaekspos.com  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Karawang dari Daerah Pemilihan (Dapil) 6, Mulyadi, menunjukkan antusiasme dan komitmen tinggi terhadap masa depan dunia pendidikan. Hal ini disampaikannya saat menghadiri kegiatan yang diselenggarakan oleh para alumni siswa yang baru saja lulus.

Sebagai seorang legislator sekaligus alumni, Mulyadi menegaskan komitmennya untuk memajukan kualitas pendidikan, khususnya di kompleks SD Cengkong (SD Cengkong 1, 2, dan 3). Bagi Mulyadi, kontribusi ini merupakan wujud nyata dari prinsip hidup yang ia pegang teguh.

"Alhamdulillah, ini adalah wilayah dapil saya dan tempat saya menimba ilmu dahulu. Dalam peribahasa, 'kacang tidak lupa pada kulitnya'. 

Sudah kewajiban saya sebagai alumni dan anggota DPRD untuk memberikan asas manfaat bagi sekolah ini," ujar Mulyadi kepada awak media, Senin (15/6).

Dorong Program Indonesia Pintar (PIP) 2026 Langkah nyata yang telah dilakukan Mulyadi bukan baru dimulai hari ini. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengajukan permohonan langsung kepada pemerintah pusat melalui DPR RI agar SD Cengkong 1 mendapatkan kuota Program Indonesia Pintar (PIP) untuk tahun anggaran 2026. Bantuan ini diserahkan merata untuk membantu siswa di SD Cengkong 1, SD Cengkong 2, dan SD Cengkong 3.

Selesaikan PR Kelas Dua Shift: Targetkan Semua Siswa Masuk Pagi

Menatap masa depan pendidikan di SD Cengkong 1, Mulyadi menyoroti tantangan overkapasitas yang saat ini terjadi.

 Saat ini, jumlah siswa untuk satu angkatan/rombongan belajar (rombel) di SD Cengkong 1 mencapai 160 siswa. Jika dibagi ideal, jumlah tersebut membutuhkan sedikitnya 4 ruang kelas baru.

Kondisi saat ini memaksa SD Cengkong 1 yang hanya memiliki sekitar 10 hingga 12 kelas untuk membagi jam pelajaran menjadi dua shift, yaitu masuk pagi dan sore.

"Harapan ke depan, seluruh siswa harus bisa masuk pagi dan pulang siang. 

Maaf, kondisi ruangan kelas yang ada sekarang sudah tidak ideal. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kita bersama, baik bagi kami di legislatif maupun rekan-rekan di eksekutif," tegasnya.

Usulkan Tambahan 3 Ruang Kelas ke Dinas Terkait

Untuk menyelesaikan masalah tersebut, Mulyadi memastikan aspirasi penambahan 3 ruang kelas baru (RKB) akan segera diperjuangkan. Selain ruang kelas, usulan pembangunan infrastruktur pendukung seperti akses jalan sekolah dan pagar pengaman juga sudah disampaikan.

"Kami di DPRD bertindak sebagai pengusul melalui jalur aspirasi masyarakat.

 Seluruh usulan pembangunan fisik, mulai dari bangunan kelas, jalan, hingga pagar, sudah kami sampaikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis atau Dinas Pendidikan yang melaksanakannya. Insya Allah, kita kawal bersama agar segera terealisasi," pungkas Mulyadi.


(Jajang S) 

BACA JUGA BERITA LAINNYA