Breaking News

Pesilat Italia Meriahkan Festival Pencak Silat Internasional Tahun 2026 di Ponpes Al-Fath


SUKABUMI-Beritaekspos.com - Puluhan paguron pencak silat dari berbagai daerah berkumpul dalam kegiatan budaya tahunan yang digelar di Pondok Pesantren Al-Fath, Rabu (20/5/2026). Kegiatan yang dikemas melalui Sunda Camp Aliran Sang Maung Bodas itu juga menghadirkan rombongan pesilat asal Italia.

Pimpinan Ponpes Al-Fath, KH. Fajar Laksana menyampaikan, sebanyak 16 pesilat Italia hadir dipimpin Massimiliano Morandini atau Guru Max. Selain itu, sekitar 50 paguron dari Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Banten ikut menampilkan kemampuan terbaiknya.

Berbagai pertunjukan budaya turut memeriahkan acara, mulai dari atraksi pencak silat hingga seni debus khas Banten dan Sukabumi. Menurut KH. Fajar, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi sekaligus sarana bertukar pengetahuan antarperguruan silat.



“Banyak variasi gerakan dan filosofi dari tiap paguron yang bisa dipelajari bersama. Ini bagian dari upaya menjaga pencak silat sebagai warisan budaya tak benda,” ujarnya.

Ia menambahkan, Guru Max selama ini dikenal aktif memperkenalkan pencak silat dan budaya Sunda di Eropa melalui berbagai kegiatan serta buku yang ditulisnya. Dalam kesempatan itu, Guru Max juga membagikan buku karyanya kepada peserta kegiatan.

Isi buku tersebut tak hanya membahas dunia persilatan, tetapi juga mengangkat pengobatan tradisional, adat istiadat, dan budaya Sunda yang diperkenalkan hingga mancanegara.



Guru Max mengaku mulai mendalami budaya Sunda sejak 20 tahun lalu. Ketertarikannya terhadap pencak silat membuat dirinya terus mempelajari berbagai aliran yang berkembang di Indonesia.

“Saya jatuh cinta pada budaya Sunda dan pencak silat. Banyak aliran yang memiliki karakter kuat seperti Sang Maung Bodas dan Cimande,” katanya.

Sementara itu, Asisten Daerah III Kota Sukabumi, Imran Wardhani,mewakili Wali Kota Sukabumi, mengapresiasi kegiatan tersebut karena dinilai mampu membawa nama Sukabumi ke level nasional hingga internasional.

Menurutnya, pencak silat memiliki potensi besar menjadi ikon budaya daerah yang dapat mendorong sektor pariwisata dan ekonomi masyarakat.

 Ois

BACA JUGA BERITA LAINNYA